komunitas sb1m

Bagaimana Lebah Dapat Menata Sarang Berbentuk Heksagonal Sempurna?

Senin, September 28th, 2020 - Fakta Lebah Madu

Di postingan ini kami akan ulas berkaitan dengan Bagaimana Lebah Dapat Menata Sarang Berbentuk Heksagonal Sempurna?. Kehidupan masyarakat lebah madu di sarang dan produksi madunya sungguh-sungguh luar biasa. Kehidupan kemasyarakatan lebah juga harus menjadi pembelajaran untuk kita. Lebah wajib melakukan banyak kegiatan dan mereka menyelesaikan seluruh itu dengan pengendalian yang ajaib.

Bagaimana Lebah Dapat Menata Sarang Berbentuk Heksagonal Sempurna?

Di samping itu lebah juga kreator terampil yang ada di dunia seperti yang tercermin dalam membentuk sarangnya. Desain heksagonal dari petak-petak sarang lebah memungkinkan penyimpanan madu dalam kuantitas paling banyak dengan bahan dasar perancangan sarang, ialah lilin, dalam jumlah paling sedikit. Lebah hanyalah insecta berukuran 1 – 2 cm dan ia menyelenggarakan perhitungan itu dengan apa yang telah diilhamkan Tuhannya.

Bagaimana Lebah Dapat Menata Sarang Berbentuk Heksagonal Sempurna?

Kelembapan sarang yang membentuk madu memiliki tingkat keawetan yang tinggi, mesti dijaga pada batasan-batasan tertentu. Pada kelembapan di atas atau di bawah batasan-batasan ini, madu akan rusak serta kehilangan ketahanan dan nutrisinya. Demikian pula, temperatur sarang mesti ada di 35 oC selama 10 bulan pada tahun tersebut. Buat memelihara temperatur dan kelembapan sarang ini pada batasan tertentu, ada golongan khusus yang bertugas membenahi pertukaran udara.

Jika hari panas, kelihatan lebah lagi mengatur pergantian udara di dalam sarang. Jalan masuk sarang disesaki lebah. Sembari merekat pada kayu, mereka mengipasi sarang dengan sayap. Dalam sarang yang baku, udara yang masuk dari satu sisi tersorong keluar pada sisi yang lain. Lebah penyusun sirkulasi udara yang lain berkewajiban di dalam sarang, mendesak udara ke semua sudut sarang.

Bagaimana Lebah Dapat Menata Sarang Berbentuk Heksagonal Sempurna?

Usaha lebah buat merawat kualitas madu tak terbatas hanya pada penataan kelembapan dan panas. Di dalam sarang terdapat jaringan perawatan kesehatan yang lengkap untuk mengontrol seluruh momen yang mungkin memunculkan berkembangnya kuman. Tujuan utama pembenahan ini ialah membuang zat-zat yang mungkin membuat kuman.

Prinsip dari pekerjaan di atas adalah mencegah zat-zat asing memasuki sarang. Untuk itu, 2 penjaga senantiasa ditempatkan pada pintu sarang. Jika suatu zat asing atau serangga memasuki sarang walau udah ada tindakan pencegahan ini, seluruh lebah berbuat buat mengusirnya dari sarang.

Kehidupan lebah di dalam sarang serta penciptaan madu oleh mereka sangat menakjubkan. Lebah melakukan banyak “aktivitas” dan mereka berhasil menjalani dengan baik melalui pengkoordinasian yang menakjubkan.

Bagaimana Lebah Dapat Menata Sarang Berbentuk Heksagonal Sempurna?

Untuk benda asing yang lebih besar yang enggak dapat dibuang dari sarang, diterapkan strategi pertahanan lain. Lebah membalsam benda asing itu. Mereka memicu suatu zat yang dinamakan “propolis” yakni getah lebah untuk pembalsaman. Getah lebah pun dipakai buat menambal keretakan pada sarang.

Bagaimana lebah mengenal bahwa zat tersebut yang paling baik? Bagaimana sih lebah membuat suatu zat, yang cuma dapat dibentuk manusia dalam laboratorium dan memakai teknologi, serta dengan wawasan ilmu kimia? Bagaimana mereka menyadari bahwa serangga yang meninggal bisa memunculkan timbulnya bakteri dan bahwa pembalsaman bakal menghindari hal ini?

Sudah terang lebah gak memiliki pemahaman apa pun tentang ini, apalagi lab. Lebah hanyalah seekor insecta yang panjangnya 1 – 2 cm dan ia menjalani ini semua dengan apa yang telah diwahyukan Tuhannya.

Bagaimana Lebah Dapat Menata Sarang Berbentuk Heksagonal Sempurna?

Sistem eksotis lebah membentuk madu

Selain dari strategi peran dan perancangan sarang lebah yang istimewa, metode lebah mewujudkan madu pun enggak kalah mencengangkan. Strategi lebah membentuk madu yaitu berikut ini penjelasannya.

Madu dihasilkan dari cairan manis didalam bunga yang dinamakan nektar. Nektar terdiri atas 80% air dan gula kompleks. Lebah madu menghisap nektar dengan lidahnya yang mirip tabung, kemudian disimpan di dalam lambung dan diangkut ke sarang. Seekor lebah madu mampu membawa 70 miligram nektar atau hampir sama dengan berat tubuhnya.

Bagaimana Lebah Dapat Menata Sarang Berbentuk Heksagonal Sempurna?

Taktik lebah membentuk madu sangat memukau. Pertama, lebah rumah melahap nektar dengan teknik mencernanya sekitar setengah jam. Enzim berangsur-angsur mengurai nektar jadi gula sederhana. Sesudah itu, lebah mengalirkan nektar ke sarangnya.

Lebah madu mengeringkan nektar dengan cara mengipasinya dengan sayap sehingga air di dalam nektar cepat menguap. Sekiranya kekentalan nektar sudah cukup, nektar pun berubah menjadi madu. Lebah kemudian menaruh tutup lilin di atas sel sarangnya, mirip seperti menutup minuman.

Fakta Menarik seputar Lebah Madu

Memang lebah madu cocok menjadi suri tauladan bagi kita dari pekerjaan-pekerjaannya yang menarik. Di samping keunikan-keunikan di atas masih ada lagi yang lain. Berikut keajaiban lebah madu lainnya di antaranya yaitu :

Bagaimana Lebah Dapat Menata Sarang Berbentuk Heksagonal Sempurna?

  1. Lebah madu ialah satu-satunya serangga yang membikin makanan untuk dikonsumsi manusia.
  2. Seluruh lebah madu pekerja adalah perempuan dan aktivitas mereka yakni memproduksi madu. Sementara itu, lebah madu jantan gak memiliki sengat dan tidak menyelenggarakan aktivitas apa-apa selain kawin.
  3. Satu permukiman lebah terdiri atas 20 – 60 ribu lebah madu dan seekor ratu.
  4. Sebuah permukiman lebah kudu terbang 80.000 kilometer dan hinggap di 2.000.000 bunga untuk membikin sekitar setengah kilogram madu.
  5. Dalam satu hari, satu ekor lebah ratu dapat memproduksi 1.500 telur.
  6. Kalau satu-satunya ratu lebah dalam sarang meninggal, seluruh permukimannya bakal mati juga.
  7. Kecepatan lebah madu terbang sekitar 24 kilometer per jam.

Bagaimana Lebah Dapat Menata Sarang Berbentuk Heksagonal Sempurna?

  1. Lebah madu mengaplikasikan Matahari sebagai kompas yang menolongnya bernavigasi.
  2. Seumur hidup, 12 ekor lebah madu rata-rata cuma memproduksi madu sebanyak 1 sdt.
  3. Seekor lebah madu memiliki 4 sayap.
  4. Lebah berkomunikasi dengan lebah lainnya dengan menari. Tarian mereka dapat menyiarkan pada lebah lain tentang lokasi serbuk sari.
  5. Dalam satu kali perjalanan, seekor lebah madu dapat hinggap di 75 bunga.
  6. Seekor lebah madu mengepakkan sayapnya sekitar 11.500 kali per menit.
  7. Sengatan seekor lebah madu ga untuk penjagaaan diri, namun menjaga sarangnya. Karena sekali sengat, lebah madu ratu bakal mati.

Sekian informasi seputar Bagaimana Lebah Dapat Menata Sarang Berbentuk Heksagonal Sempurna?, kami harap artikel kali ini membantu Anda. Mohon post ini dibagikan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...