komunitas sb1m

Bagaimana Proses Lebah dalam Membangun Sarangnya?

Jumat, Desember 15th, 2017 - Fakta Lebah Madu

Sekarang kami akan jelaskan terkait dengan Bagaimana Proses Lebah dalam Membangun Sarangnya?. Kehidupan sosial lebah madu di sarang dan pabrikasi madunya amat sangat luar biasa. Kehidupan populasi lebah pun perlu jadi anutan bagi kita. Lebah harus menjalankan banyak kegiatan dan mereka mengoordinasikan segala itu dengan pengaturan yang menakjubkan.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membangun Sarangnya?

Di samping itu lebah pun arsitek unggul yang ada di dunia seperti yang kelihatan dalam pembuatan sarangnya. Desain heksagonal dari petak-petak sarang lebah memungkinkan penyimpanan madu dalam jumlah paling banyak dengan bahan dasar pendirian sarang, ialah lilin, dalam jumlah terkecil. Lebah cuma serangga dengan ukuran 1 – 2 cm dan dia menunaikan kalkulasi itu dengan apa yang sudah ditunjukan Tuhannya.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membangun Sarangnya?

Kelembapan sarang yang menyebabkan madu memiliki tingkat keawetan yang tinggi, mesti dijaga pada batas-batas tertentu. Pada kelembapan di atas atau di bawah batas ini, madu akan rusak serta kehilangan keawetan dan gizinya. Begitu juga, suhu sarang haruslah 35 derajat celcius selama sepuluh bulan pada tahun itu. Buat memelihara suhu dan kelembapan sarang ini pada batasan tertentu, ada pihak khusus yang bertugas mengendalikan perputaran udara.

Bila hari panas, kelihatan lebah sedang mengorganisasikan pergantian udara di dalam sarang. Pintu masuk sarang dipenuhi lebah. Sembari merekat pada kayu, mereka mengangini sarang dengan sayap. Dalam sarang yang baku, udara yang masuk dari satu sisi terdorong keluar pada sisi yang lain. Lebah pengarah peralihan udara yang lain berkewajiban di dalam sarang, mendorong udara ke segala sudut sarang.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membangun Sarangnya?

Upaya lebah untuk mengawasi kualitas madu ga terbatas cuma pada penataan kelembapan dan panas. Di dalam sarang ada jaringan pemeliharaan kesehatan yang lengkap untuk menjaga segala momen yang mungkin membuat timbulnya kuman. Tujuan utama penataan ini ialah membuang zat-zat yang mungkin mengakibatkan kuman.

Prinsip dari aktivitas di atas yaitu menghindari zat-zat asing memasuki sarang. Untuk itu, dua penjaga senantiasa diposisikan pada pintu sarang. Apabila suatu zat asing atau serangga memasuki sarang meski telah ada aktivitas pencegahan ini, semua lebah berlaku untuk mengusirnya dari sarang.

Kehidupan lebah di dalam sarang serta penciptaan madu oleh mereka sangatlah memesona. Lebah melakukan banyak “pekerjaan” dan mereka berhasil menunaikan dengan baik melalui pengelolaan yang bombastis.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membangun Sarangnya?

Buat benda asing yang lebih besar yang gak dapat dibuang dari sarang, dipakai sistem pertahanan lain. Lebah membalsam benda asing itu. Mereka membentuk suatu zat yang disebut “propolis” yaitu getah lebah untuk pembalsaman. Getah lebah pun diaplikasikan buat menambal keretakan pada sarang.

Bagaimanakah lebah menyadari bahwa zat itulah yang terbaik? Bagaimana lebah membuat suatu zat, yang hanya bisa diciptakan manusia dalam laboratorium dan memanfaatkan teknologi, serta dengan penafsiran ilmu kimia? Bagaimana sih mereka mengerti bahwa serangga yang mati dapat mengundang timbulnya kuman dan bahwa pembalsaman akan menghalangi hal ini?

Sudah terang lebah tidak punya penafsiran apapun mengenai ini, apalagi lab. Lebah cumalah seekor insecta yang panjangnya 1 – 2 cm dan ia melaksanakan ini semua dengan apa yang telah ditunjukan Tuhannya.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membangun Sarangnya?

Taktik hebat lebah membikin madu

Selain dari cara kerja dan pembentukan sarang lebah yang mencengangkan, teknik lebah menciptakan madu juga enggak kalah memukau. Proses lebah mewujudkan madu adalah sebagai berikut penjelasannya.

Madu diciptakan dari cairan manis didalam bunga yang disebut nektar. Nektar terdiri atas 80 persen air dan gula kompleks. Lebah madu mengisap nektar dengan lidahnya yang mirip tabung, kemudian disimpan di dalam lambung dan diangkut ke sarang. Seekor lebah madu kapabel menggotong 70 miligram nektar atau hampir sama dengan berat tubuhnya.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membangun Sarangnya?

Proses lebah membentuk madu sangat eksotis. Pertama, lebah rumah melahap nektar dengan sistem mengunyahnya sekitar setengah jam. Enzim berangsur-angsur mengurai nektar jadi gula sederhana. Kemudian, lebah meneteskan nektar ke sarangnya.

Lebah madu mengeringkan nektar dengan teknik mengipasinya dengan sayap sehingga air di dalam nektar buru-buru menguap. Kalau kepekatan nektar telah cukup, nektar pun berubah jadi madu. Lebah lalu menempatkan tutup lilin di atas sel sarangnya, mirip seperti menyegel minuman.

Fakta Unik tentang Lebah Madu

Memang lebah madu cocok jadi nasihat untuk kita dari kehidupannya yang mencengangkan. Selain keunikan-keunikan di atas masih ada juga yang lain. Iniloh keajaiban lebah madu lainnya di antaranya yakni :

Bagaimana Proses Lebah dalam Membangun Sarangnya?

  1. Lebah madu ialah satu-satunya insecta yang menghasilkan makanan untuk disantap manusia.
  2. Seluruh lebah madu pekerja merupakan perempuan dan kerjaan mereka adalah memproduksi madu. Sedangkan, lebah madu jantan gak mempunyai sengat dan tak melangsungkan tanggung jawab apa-apa kecuali kawin.
  3. Sebuah koloni lebah terdiri atas 20.000 – 60.000 lebah madu dan seekor ratu.
  4. Sebuah koloni lebah harus terbang 80.000 km dan singgah di 2 juta bunga untuk memproduksi sekitar setengah kilogram madu.
  5. Dalam satu hari, seekor lebah ratu bisa menciptakan 1.500 telor.
  6. Bila satu-satunya ratu lebah dalam sarang meninggal, semua pemukimannya akan meninggal pula.
  7. Kecepatan lebah madu terbang sekitar 24 km per jam.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membangun Sarangnya?

  1. Lebah madu menggunakan Matahari sebagai kompas yang menunjangnya bernavigasi.
  2. Seumur hidup, 12 ekor lebah madu rata-rata cuma memproduksi madu sebanyak satu sendok teh.
  3. Seekor lebah madu memiliki empat sayap.
  4. Lebah berhubungan dengan lebah lainnya dengan menari. Tarian mereka bisa mengumumkan pada lebah lain perihal lokasi serbuk sari.
  5. Dalam 1 kali perjalanan, seekor lebah madu mampu hinggap di 75 bunga.
  6. Satu ekor lebah madu mengepakkan sayapnya sekitar 11.500 kali per menit.
  7. Sengatan satu ekor lebah madu ga untuk perlindungan diri, tetapi mempertahankan sarangnya. Sebab sekali sengat, lebah madu ratu akan meninggal.

Demikian info berkaitan dengan Bagaimana Proses Lebah dalam Membangun Sarangnya?, kami harap post kali ini membantu sahabat semua. Kami berharap artikel ini dishare supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...