komunitas sb1m

Bagaimana Proses Lebah dalam Membentuk Sarangnya?

Kamis, Desember 13th, 2018 - Fakta Lebah Madu

Pembahasan kita kali ini yaitu Bagaimana Proses Lebah dalam Membentuk Sarangnya?. Kehidupan kelompok lebah madu di sarang dan pabrikasi madunya amat sangat mengagumkan. Kehidupan kekerabatan lebah pun perlu menjadi pembelajaran buat kita. Lebah harus menjalankan banyak aktivitas dan mereka menyelesaikan segala itu dengan penyelesaian yang super.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membentuk Sarangnya?

Selain itu lebah juga perancang ulung yang ada di dunia seperti yang tergambar dalam membikin sarangnya. Desain hexagonal dari petak-petak sarang lebah memungkinkan penyimpanan madu dalam kuantitas paling banyak dengan bahan baku pembangunan sarang, yakni lilin, dalam kuantitas paling sedikit. Lebah hanya serangga dengan ukuran 1 – 2 cm dan dia melakukan kalkulasi itu dengan apa yang udah diwahyukan Tuhannya.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membentuk Sarangnya?

Kelembapan sarang yang menyebabkan madu mempunyai tingkat keawetan yang tinggi, wajib dijaga pada batas tertentu. Pada kelembapan di atas atau di bawah batas-batas ini, madu bakal rusak serta kehilangan ketahanan dan gizinya. Begitu juga, suhu sarang haruslah 35 derajat celcius selama sepuluh bulan pada tahun tersebut. Buat mengendalikan temperatur dan kelembapan sarang tersebut pada batas tertentu, ada pihak khusus yang berperan mengurus pergantian udara.

Apabila hari panas, terlihat lebah lagi mengelola pergantian udara di dalam sarang. Jalur masuk sarang dijejali lebah. Sambil menempel pada kayu, mereka mengangini sarang dengan sayap. Dalam sarang yang baku, udara yang masuk dari satu sisi terbawa keluar pada sisi yang lain. Lebah pengelola pergiliran udara yang lain berkewajiban di dalam sarang, mendesak udara ke segala sudut sarang.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membentuk Sarangnya?

Upaya lebah buat melindungi kualitas madu tidak terbatas hanya pada pengendalian kelembapan dan panas. Di dalam sarang ada jaringan pemeliharaan kesehatan yang sempurna untuk mengontrol semua momen yang mungkin memunculkan meningkatnya bibit penyakit. Tujuan utama penataan ini yakni meniadakan zat-zat yang mungkin memunculkan bakteri.

Prinsip dari pekerjaan di atas ialah mencegah zat-zat asing memasuki sarang. Untuk itu, 2 penjaga senantiasa ditempatkan pada pintu sarang. Jika suatu zat asing atau insecta memasuki sarang walau udah ada pekerjaan pencegahan ini, seluruh lebah berlaku untuk mengusirnya dari sarang.

Kehidupan lebah di dalam sarang serta pabrikasi madu oleh mereka sangatlah mempesona. Lebah mengerjakan banyak “profesi” dan mereka berhasil menjalani dengan bagus lewat pengelolaan yang spektakuler.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membentuk Sarangnya?

Buat benda asing yang lebih besar yang ga bisa dibuang dari sarang, diaplikasikan strategi proteksi lain. Lebah membalsam benda asing itu. Mereka menciptakan suatu zat yang dinamakan “propolis” yakni getah lebah buat pembalsaman. Getah lebah juga diterapkan buat menambal keretakan pada sarang.

Bagaimana sih lebah menyadari bahwa zat itulah yang paling baik? Bagaimana sih lebah menciptakan suatu zat, yang hanya bisa dibentuk manusia dalam lab dan memakai teknologi, serta dengan pengetahuan ilmu kimia? Bagaimana sih mereka menyadari bahwa serangga yang mati dapat memicu meningkatnya bakteri dan bahwa pembalsaman akan menghindari hal ini?

Telah jelas lebah tak mempunyai penafsiran apa pun tentang ini, apalagi lab. Lebah cuma seekor insecta yang panjangnya 1 – 2 cm dan dia mengerjakan ini semua dengan apa yang udah ditunjukan Tuhannya.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membentuk Sarangnya?

Teknik unik dan menarik lebah membentuk madu

Selain dari taktik kewajiban dan penataan sarang lebah yang memukau, teknik lebah menghasilkan madu pun ga kalah fantastis. Strategi lebah mewujudkan madu adalah sebagai berikut penjelasannya.

Madu dibikin dari cairan manis didalam bunga yang dinamakan nektar. Nektar terdiri atas 80 persen air dan gula kompleks. Lebah madu mengisap nektar dengan lidahnya yang mirip tabung, kemudian disimpan di dalam lambung dan diangkut ke sarang. Seekor lebah madu mampu memikul 70 miligram nektar atau hampir sama dengan berat tubuhnya.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membentuk Sarangnya?

Teknik lebah membikin madu betul-betul menarik. Pertama, lebah rumah melahap nektar dengan sistem mencernanya sekitar setengah jam. Enzim sedikit demi sedikit mengurai nektar jadi gula sederhana. Kemudian, lebah menitikan nektar ke sarangnya.

Lebah madu mengeringkan nektar dengan cara mengipasinya dengan sayap sehingga air di dalam nektar cepat menguap. Seandainya kekentalan nektar sudah cukup, nektar pun berubah jadi madu. Lebah kemudian mengenakan tutup lilin di atas sel sarangnya, sama seperti menyegel minuman.

Fakta Menakjubkan mengenai Lebah Madu

Memang lebah madu cocok menjadi hikmah untuk kita dari kegiatan-kegiatannya yang mempesona. Selain keunikan-keunikan di atas masih ada lagi yang lain. Iniloh keajaiban lebah madu lainnya :

Bagaimana Proses Lebah dalam Membentuk Sarangnya?

  1. Lebah madu adalah satu-satunya insecta yang menghasilkan makanan buat disantap manusia.
  2. Seluruh lebah madu pekerja adalah perempuan dan peran mereka yaitu menciptakan madu. Sedangkan, lebah madu jantan ga punya sengat dan enggak melaksanakan kerjaan apa-apa selain kawin.
  3. Sebuah koloni lebah terdiri atas 20.000 – 60.000 lebah madu dan seekor ratu.
  4. Satu permukiman lebah perlu terbang 88 ribu kilometer dan singgah di dua juta bunga untuk memproduksi sekitar setengah kilogram madu.
  5. Dalam satu hari, seekor lebah ratu bisa mengeluarkan 1.500 telur.
  6. Seandainya satu-satunya ratu lebah dalam sarang mati, seluruh pemukimannya bakal mati pula.
  7. Kecepatan lebah madu terbang sekitar 24 km per jam.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membentuk Sarangnya?

  1. Lebah madu memanfaatkan Matahari sebagai alat penunjuk arah yang menopangnya bernavigasi.
  2. Seumur hidup, 12 ekor lebah madu rata-rata cuma mengeluarkan madu sebanyak 1 sdt.
  3. Seekor lebah madu memiliki 4 sayap.
  4. Lebah berbicara dengan lebah lainnya dengan menari. Tarian mereka bisa menyiarkan sama lebah lain perihal lokasi serbuk sari.
  5. Dalam satu kali perjalanan, satu ekor lebah madu mampu singgah di 75 bunga.
  6. Satu ekor lebah madu mengepakkan sayapnya sekitar 11.500 kali per menit.
  7. Sengatan satu ekor lebah madu tak buat perlindungan diri, tapi mempertahankan sarangnya. Sebab satu kali sengat, lebah madu ratu akan mati.

Demikian info seputar Bagaimana Proses Lebah dalam Membentuk Sarangnya?, kami harap artikel kali ini berguna buat kalian. Mohon artikel ini disebarluaskan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...