komunitas sb1m

Bagaimana Proses Lebah dalam Membikin Sarangnya?

Sabtu, April 25th, 2020 - Fakta Lebah Madu

Di postingan ini kami akan bahas berkaitan dengan Bagaimana Proses Lebah dalam Membikin Sarangnya?. Kehidupan sosial lebah madu di sarang dan produksi madunya sungguh-sungguh spektakuler. Kehidupan kemasyarakatan lebah juga sepatutnya jadi contoh buat kita. Lebah mesti melaksanakan banyak kegiatan dan mereka mengoordinasikan seluruh itu dengan penyelesaian yang menakjubkan.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membikin Sarangnya?

Di samping itu lebah pun arsitek ulung yang ada di dunia seperti yang tampak dalam merancang sarangnya. Rancangan heksagonal dari petak-petak sarang lebah memungkinkan penyimpanan madu dalam kuantitas terbanyak dengan bahan dasar penyusunan sarang, yakni lilin, dalam kuantitas paling sedikit. Lebah hanya serangga berukuran 1 – 2 cm dan ia menjalani perhitungan itu dengan apa yang sudah diilhamkan Tuhannya.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membikin Sarangnya?

Kelembapan sarang yang membuat madu punya tingkat ketahanan yang tinggi, semestinya dijaga pada batasan-batasan tertentu. Pada kelembapan di atas atau di bawah batasan-batasan tersebut, madu bakal rusak serta kehilangan keawetan dan nutrisinya. Begitu pula, temperatur sarang mestilah 35 oC selama 10 bulan pada tahun tersebut. Buat mengatur temperatur dan kelembapan sarang ini pada batas tertentu, ada kelompok khusus yang berfungsi melindungi pertukaran udara.

Jika hari panas, terlihat lebah lagi mengontrol pergantian udara di dalam sarang. Pintu masuk sarang dipenuhi lebah. Sembari melekat pada kayu, mereka mengangini sarang dengan sayap. Dalam sarang yang baku, udara yang masuk dari satu sisi tersorong keluar pada sisi yang lain. Lebah pengelola perputaran udara yang lain berkewajiban di dalam sarang, mendesak udara ke semua sudut sarang.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membikin Sarangnya?

Usaha lebah buat melindungi mutu madu tidak terbatas hanya pada pembenahan kelembapan dan panas. Di dalam sarang ada jaringan perawatan kesehatan yang sempurna untuk mengontrol seluruh kejadian yang mungkin menghasilkan tumbuhnya bibit penyakit. Tujuan utama perapihan ini ialah melepaskan zat-zat yang mungkin menyebabkan bakteri.

Prinsip dari tindakan di atas ialah membendung zat-zat asing memasuki sarang. Untuk itu, 2 penjaga senantiasa diposisikan pada pintu sarang. Bila suatu zat asing atau insecta memasuki sarang meski telah ada pekerjaan pencegahan ini, seluruh lebah berbuat untuk mengusirnya dari sarang.

Kehidupan lebah di dalam sarang serta pabrikasi madu oleh mereka sangatlah mengagumkan. Lebah menjalani banyak “kesibukan” dan mereka berhasil mengadakan dengan bagus melalui pengendalian yang bombastis.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membikin Sarangnya?

Untuk benda asing yang lebih besar yang tidak dapat dibuang dari sarang, digunakan sistem perlindungan lain. Lebah membalsam benda asing itu. Mereka menyebabkan suatu zat yang dinamakan “propolis” yakni getah lebah untuk pembalsaman. Getah lebah juga dipakai buat menambal kerenggangan pada sarang.

Bagaimana lebah mengerti bahwa zat itu yang terbaik? Bagaimana lebah menciptakan suatu zat, yang cuma dapat dibuat manusia dalam laboratorium dan memakai teknologi, serta dengan wawasan ilmu kimia? Bagaimana sih mereka mengerti bahwa serangga yang meninggal bisa mengakibatkan berkembangnya bibit penyakit dan bahwa pembalsaman bakal menahan hal ini?

Telah terang lebah tak punya ilmu apapun tentang ini, apalagi laboratorium. Lebah hanya seekor insecta yang panjangnya 1 – 2 cm dan ia mengerjakan ini semua dengan apa yang telah ditunjukan Tuhannya.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membikin Sarangnya?

Sistem unik dan menarik lebah membentuk madu

Selain dari teknik kewajiban dan penataan sarang lebah yang ajaib, proses lebah membentuk madu pun ga kalah unik. Proses lebah membuat madu adalah sebagai berikut penjelasannya.

Madu terbuat dari cairan manis didalam bunga yang disebut nektar. Nektar terdiri atas 80 persen air dan gula kompleks. Lebah madu menghisap nektar dengan lidahnya yang mirip tabung, kemudian disimpan di dalam lambung dan diangkut ke sarang. Seekor lebah madu mampu mengangkut 70 miligram nektar atau hampir sama dengan berat tubuhnya.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membikin Sarangnya?

Proses lebah membentuk madu amat mengagumkan. Pertama, lebah rumah melahap nektar dengan metode mencernanya sekitar setengah jam. Enzim berangsur-angsur mengurai nektar menjadi gula sederhana. Sesudah itu, lebah melelehkan nektar ke sarangnya.

Lebah madu mengeringkan nektar dengan jalan mengipasinya dengan sayap sehingga air di dalam nektar cepat menguap. Apabila kekentalan nektar sudah cukup, nektar pun berubah menjadi madu. Lebah kemudian menempatkan tutup lilin di atas sel sarangnya, mirip seperti menutup minuman.

Fakta Nyata tentang Lebah Madu

Memang lebah madu patut menjadi teladan untuk kita dari kesibukan-kesibukannyanya yang menarik. Di samping keunikan-keunikan di atas masih ada lagi yang lain. Iniloh keajaiban lebah madu lainnya yaitu :

Bagaimana Proses Lebah dalam Membikin Sarangnya?

  1. Lebah madu ialah satu-satunya serangga yang memproduksi makanan untuk dimakan manusia.
  2. Semua lebah madu pekerja ialah perempuan dan kewajiban mereka merupakan menghasilkan madu. Sementara itu, lebah madu jantan tidak punya sengat dan engga menyelenggarakan kerjaan apa-apa kecuali kawin.
  3. Sebuah permukiman lebah terdiri atas 20 ribu – 60 ribu lebah madu dan seekor ratu.
  4. Sebuah permukiman lebah perlu terbang 80.000 kilometer dan hinggap di 2 juta bunga untuk memproduksi sekitar setengah kilogram madu.
  5. Dalam satu hari, satu ekor lebah ratu dapat menghasilkan 1.500 telor.
  6. Apabila satu-satunya ratu lebah dalam sarang meninggal, seluruh koloninya akan mati juga.
  7. Kecepatan lebah madu terbang sekitar 24 km/jam.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membikin Sarangnya?

  1. Lebah madu mengaplikasikan Matahari sebagai kompas yang mengakomodasinya bernavigasi.
  2. Seumur hidup, 12 ekor lebah madu rata-rata hanya membuat madu sebanyak 1 sendok teh.
  3. Seekor lebah madu memiliki empat sayap.
  4. Lebah berhubungan dengan lebah lainnya dengan menari. Tarian mereka bisa menandakan sama lebah lain terkait dengan lokasi serbuk sari.
  5. Dalam satu kali perjalanan, seekor lebah madu mampu singgah di 75 bunga.
  6. Satu ekor lebah madu mengepakkan sayapnya sekitar 11.500 kali per menit.
  7. Sengatan satu ekor lebah madu tak buat penjagaaan diri, tapi memproteksi sarangnya. Sebab satu kali sengat, lebah madu ratu akan meninggal.

Sekian informasi mengenai Bagaimana Proses Lebah dalam Membikin Sarangnya?, kami harap postingan kali ini bermanfaat untuk kalian. Kami berharap postingan ini diviralkan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...