komunitas sb1m

Bagaimana Proses Lebah dalam Membuat Sarangnya?

Sabtu, Juni 3rd, 2017 - Fakta Lebah Madu

Pembahasan kita sekarang ialah Bagaimana Proses Lebah dalam Membuat Sarangnya?. Kehidupan kekerabatan lebah madu di sarang dan pembuatan madunya amat mencengangkan. Kehidupan populasi lebah juga seharusnya jadi anutan bagi kita. Lebah harus menjalankan banyak kegiatan dan mereka mengoordinasikan seluruh itu dengan perancangan yang hebat.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membuat Sarangnya?

Di samping itu lebah juga kreator unggul yang ada di dunia seperti yang nampak dalam menata sarangnya. Desain heksagonal dari petak-petak sarang lebah memungkinkan penyimpanan madu dalam jumlah terbanyak dengan bahan baku pembangunan sarang, yakni lilin, dalam kuantitas paling sedikit. Lebah cuma insecta berukuran 1 – 2 cm dan ia menjalankan perhitungan itu dengan apa yang telah diwahyukan Tuhannya.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membuat Sarangnya?

Kelembapan sarang yang membentuk madu memiliki tingkat keawetan yang tinggi, sepatutnya dijaga pada batas tertentu. Pada kelembapan di atas atau di bawah batasan-batasan tersebut, madu akan rusak serta kehilangan keawetan dan gizinya. Begitu pula, temperatur sarang mesti ada di 35 oC selama 10 bulan pada tahun tersebut. Buat melindungi temperatur dan kelembapan sarang ini pada batas-batas tertentu, ada satuan khusus yang berkewajiban mengoordinasikan sirkulasi udara.

Kalau hari panas, nampak lebah lagi mengawasi perputaran udara di dalam sarang. Pintu masuk sarang dipenuhi lebah. Sembari merekat pada kayu, mereka mengangini sarang dengan sayap. Dalam sarang yang baku, udara yang masuk dari satu sisi terdorong keluar pada sisi yang lain. Lebah pengendali sirkulasi udara yang lain berkewajiban di dalam sarang, mendesak udara ke segala sudut sarang.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membuat Sarangnya?

Upaya lebah untuk mengawasi kualitas madu tidak terbatas cuma pada pengaturan kelembapan dan panas. Di dalam sarang ada jaringan pengawasan kesehatan yang sempurna untuk menjaga semua momen yang mungkin mengundang tumbuhnya bakteri. Tujuan utama perapihan ini ialah melenyapkan zat-zat yang mungkin memicu kuman.

Prinsip dari pekerjaan di atas ialah menghalangi zat-zat asing memasuki sarang. Untuk itu, dua penjaga selalu diposisikan pada pintu sarang. Bila suatu zat asing atau insecta memasuki sarang walau sudah ada tindakan pencegahan ini, seluruh lebah berperilaku untuk mengusirnya dari sarang.

Kehidupan lebah di dalam sarang serta pabrikasi madu oleh mereka amat amazing. Lebah menjalani banyak “kegiatan” dan mereka berhasil menjalankan dengan bagus lewat perancangan yang fenomenal.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membuat Sarangnya?

Buat benda asing yang lebih besar yang gak dapat dibuang dari sarang, digunakan taktik penjagaaan lain. Lebah membalsam benda asing itu. Mereka menciptakan suatu zat yang disebut “propolis” yaitu getah lebah untuk pembalsaman. Getah lebah juga dipakai untuk menambal keretakan pada sarang.

Bagaimanakah lebah mengerti bahwa zat itu yang paling baik? Bagaimana sih lebah membentuk suatu zat, yang cuma dapat dibentuk manusia dalam laboratorium dan menerapkan teknologi, serta dengan penafsiran ilmu kimia? Bagaimanakah mereka mendeteksi bahwa serangga yang mati bisa menimbulkan berkembangnya bakteri dan bahwa pembalsaman bakal menghalangi hal ini?

Sudah terang lebah enggak mempunyai penafsiran apa pun mengenai ini, apalagi lab. Lebah hanyalah seekor insecta yang panjangnya 1 – 2 cm dan dia menunaikan ini semua dengan apa yang telah ditunjukkan Tuhannya.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membuat Sarangnya?

Teknik unik lebah menciptakan madu

Selain dari strategi tugas dan perancangan sarang lebah yang fenomenal, strategi lebah menciptakan madu juga engga kalah mempesona. Taktik lebah membuat madu adalah sebagai berikut penjelasannya.

Madu dibuat dari cairan manis didalam bunga yang disebut nektar. Nektar terdiri atas 80 persen air dan gula kompleks. Lebah madu mengisap nektar dengan lidahnya yang mirip tabung, lalu disimpan di dalam lambung dan diangkut ke sarang. Seekor lebah madu sanggup mengangkut 70 miligram nektar atau hampir sama dengan berat tubuhnya.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membuat Sarangnya?

Proses lebah menghasilkan madu sangat menakjubkan. Pertama, lebah rumah melahap nektar dengan proses mengunyahnya sekitar setengah jam. Enzim berangsur-angsur mengurai nektar menjadi gula sederhana. Sesudah itu, lebah menjatuhkan nektar ke sarangnya.

Lebah madu mengeringkan nektar dengan metode mengipasinya dengan sayap sehingga air di dalam nektar segera menguap. Sekiranya kepekatan nektar sudah cukup, nektar pun berubah jadi madu. Lebah kemudian mengenakan tutup lilin di atas sel sarangnya, sama seperti menyegel minuman.

Fakta Menakjubkan mengenai Lebah Madu

Memang lebah madu patut menjadi suri tauladan untuk kita dari kegiatan-kegiatannya yang spektakuler. Di samping keunikan-keunikan di atas masih ada juga yang lain. Berikut keajaiban lebah madu lainnya di antaranya yakni :

Bagaimana Proses Lebah dalam Membuat Sarangnya?

  1. Lebah madu yakni satu-satunya insecta yang membikin makanan untuk disantap manusia.
  2. Semua lebah madu pekerja yaitu perempuan dan tanggung jawab mereka yaitu memproduksi madu. Sementara itu, lebah madu jantan ga mempunyai sengat dan ga melakukan tugas apa-apa selain kawin.
  3. Sebuah koloni lebah terdiri atas 20.000 – 60.000 lebah madu dan seekor ratu.
  4. Satu pemukiman lebah harus terbang 88 ribu km dan singgah di 2 juta bunga untuk membikin sekitar setengah kilogram madu.
  5. Dalam satu hari, satu ekor lebah ratu dapat mengeluarkan 1.500 telor.
  6. Bila satu-satunya ratu lebah dalam sarang mati, semua koloninya akan meninggal pula.
  7. Kecepatan lebah madu terbang sekitar 24 km/jam.

Bagaimana Proses Lebah dalam Membuat Sarangnya?

  1. Lebah madu memanfaatkan Sang Surya sebagai alat penunjuk arah yang menopangnya bernavigasi.
  2. Seumur hidup, 12 ekor lebah madu rata-rata cuma menciptakan madu sebanyak satu sdt.
  3. Seekor lebah madu mempunyai 4 sayap.
  4. Lebah berbicara dengan lebah lainnya dengan menari. Tarian mereka dapat mengutarakan pada lebah lain tentang lokasi serbuk sari.
  5. Dalam 1 kali perjalanan, satu ekor lebah madu bisa singgah di 75 bunga.
  6. Satu ekor lebah madu mengepakkan sayapnya sekitar 11.500 kali per menit.
  7. Sengatan seekor lebah madu tidak untuk pertahanan diri, akan tetapi menjaga sarangnya. Karena sekali sengat, lebah madu ratu bakal mati.

Sekian informasi tentang Bagaimana Proses Lebah dalam Membuat Sarangnya?, kami harap artikel ini mencerahkan kawan-kawan semua. Tolong artikel ini diviralkan supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...