komunitas sb1m

Bagaimana Proses Lebah dalam Mendirikan Sarangnya?

Selasa, Maret 3rd, 2020 - Fakta Lebah Madu

Pembahasan kita kali ini yaitu Bagaimana Proses Lebah dalam Mendirikan Sarangnya?. Kehidupan bermasyarakat lebah madu di sarang dan produksi madunya amat istimewa. Kehidupan sosial lebah juga harus jadi pengajaran buat kita. Lebah mesti melaksanakan banyak pekerjaan dan mereka membenahi segala itu dengan pengaturan yang dahsyat.

Bagaimana Proses Lebah dalam Mendirikan Sarangnya?

Selain itu lebah juga arsitek ahli yang ada di dunia seperti yang terlihat dalam merancang sarangnya. Rancangan hexagonal dari petak-petak sarang lebah memungkinkan penyimpanan madu dalam kuantitas paling banyak dengan bahan dasar pembuatan sarang, yakni lilin, dalam jumlah paling kecil. Lebah hanya insecta dengan ukuran 1 – 2 cm dan ia melakukan perincian itu dengan apa yang udah ditunjukkan Tuhannya.

Bagaimana Proses Lebah dalam Mendirikan Sarangnya?

Kelembapan sarang yang menciptakan madu mempunyai tingkat ketahanan yang tinggi, semestinya dijaga pada batasan tertentu. Pada kelembapan di atas atau di bawah batasan-batasan tersebut, madu akan rusak serta kehilangan keawetan dan gizinya. Demikian juga, temperatur sarang haruslah 35 oC selama 10 bulan pada tahun tersebut. Untuk merawat temperatur dan kelembapan sarang ini pada batasan tertentu, ada kalangan khusus yang bekerja mengorganisasikan perputaran udara.

Sekiranya hari panas, tampak lebah sedang mempertahankan sirkulasi udara di dalam sarang. Pintu masuk sarang dijejali lebah. Sembari melekat pada kayu, mereka mengipasi sarang dengan sayap. Dalam sarang yang baku, udara yang masuk dari satu sisi terdorong keluar pada sisi yang lain. Lebah pengendali sirkulasi udara yang lain bertugas di dalam sarang, mendorong udara ke seluruh sudut sarang.

Bagaimana Proses Lebah dalam Mendirikan Sarangnya?

Usaha lebah buat mengatur kwalitas madu tidak terbatas hanya pada pembenahan kelembapan dan panas. Di dalam sarang terdapat jaringan penjagaan kesehatan yang lengkap untuk menjaga semua peristiwa yang mungkin mengundang timbulnya bibit penyakit. Tujuan utama perapihan ini yakni membasmi zat-zat yang mungkin mengundang kuman.

Prinsip dari tindakan di atas adalah mencegah zat-zat asing memasuki sarang. Untuk itu, 2 penjaga senantiasa ditempatkan pada pintu sarang. Apabila suatu zat asing atau serangga memasuki sarang walau telah ada kegiatan pencegahan ini, seluruh lebah bertindak untuk mengusirnya dari sarang.

Kehidupan lebah di dalam sarang serta penciptaan madu oleh mereka sangat ajaib. Lebah melakukan banyak “aktivitas” dan mereka berhasil menjalani dengan baik melalui perancangan yang mempesona.

Bagaimana Proses Lebah dalam Mendirikan Sarangnya?

Buat benda asing yang lebih besar yang gak bisa dibuang dari sarang, diterapkan teknik penjagaaan lain. Lebah membalsam benda asing tersebut. Mereka membuat suatu zat yang dinamakan “propolis” yaitu getah lebah buat pembalsaman. Getah lebah pun digunakan buat menambal kerenggangan pada sarang.

Bagaimana lebah menyadari bahwa zat tersebutlah yang paling baik? Bagaimana sih lebah membuat suatu zat, yang cuma dapat dibikin manusia dalam lab dan memakai teknologi, serta dengan penerapan ilmu kimia? Bagaimana mereka menyadari bahwa serangga yang meninggal dapat membuat timbulnya bakteri dan bahwa pembalsaman akan menahan hal ini?

Sudah terang lebah tak mempunyai penafsiran apa pun terkait dengan ini, apalagi laboratorium. Lebah cuma seekor serangga yang panjangnya 1 – 2 cm dan ia menjalani ini semua dengan apa yang telah ditunjukkan Tuhannya.

Bagaimana Proses Lebah dalam Mendirikan Sarangnya?

Strategi mempesona lebah mewujudkan madu

Di samping dari cara tugas dan penyusunan sarang lebah yang luar biasa, taktik lebah membuat madu juga tak kalah spesial. Cara lebah menciptakan madu yaitu berikut penjelasannya.

Madu diciptakan dari cairan manis didalam bunga yang disebut nektar. Nektar terdiri atas 80% air dan gula kompleks. Lebah madu menghisap nektar dengan lidahnya yang mirip tabung, lalu disimpan di dalam lambung dan diangkut ke sarang. Seekor lebah madu sanggup membawa 70 miligram nektar atau hampir sama dengan berat tubuhnya.

Bagaimana Proses Lebah dalam Mendirikan Sarangnya?

Proses lebah membentuk madu sungguh-sungguh fantastis. Pertama, lebah rumah menghabiskan nektar dengan metode mengunyahnya sekitar setengah jam. Enzim pelan-pelan mengurai nektar menjadi gula sederhana. Lalu, lebah melimpahkan nektar ke sarangnya.

Lebah madu mengeringkan nektar dengan jalan mengipasinya dengan sayap sehingga air di dalam nektar segera menguap. Jika kepekatan nektar sudah cukup, nektar pun berubah menjadi madu. Lebah kemudian mengenakan tutup lilin di atas sel sarangnya, mirip seperti menyegel minuman.

Fakta Luar Biasa seputar Lebah Madu

Memang lebah madu patut jadi pembelajaran buat kita dari aktivitas-aktivitasnya yang memukau. Selain keunikan-keunikan di atas masih ada juga yang lain. Ini keajaiban lebah madu lainnya yakni :

Bagaimana Proses Lebah dalam Mendirikan Sarangnya?

  1. Lebah madu yaitu satu-satunya insecta yang memproduksi makanan untuk dimakan manusia.
  2. Semua lebah madu pekerja adalah perempuan dan kegiatan mereka yaitu mengeluarkan madu. Sementara itu, lebah madu jantan enggak mempunyai sengat dan enggak menyelenggarakan kegiatan apa-apa kecuali kawin.
  3. Sebuah koloni lebah terdiri atas 20 ribu – 60 ribu lebah madu dan seekor ratu.
  4. Sebuah pemukiman lebah mesti terbang 80.000 km dan singgah di dua juta bunga untuk membikin sekitar setengah kilogram madu.
  5. Dalam satu hari, seekor lebah ratu dapat menghasilkan 1.500 telor.
  6. Bila satu-satunya ratu lebah dalam sarang meninggal, seluruh pemukimannya akan meninggal juga.
  7. Kecepatan lebah madu terbang sekitar 24 kilometer per jam.

Bagaimana Proses Lebah dalam Mendirikan Sarangnya?

  1. Lebah madu memanfaatkan Matahari sebagai alat penunjuk arah yang menopangnya bernavigasi.
  2. Seumur hidup, 12 ekor lebah madu rata-rata cuma membuat madu sebanyak 1 sdt.
  3. Seekor lebah madu punya 4 sayap.
  4. Lebah berbicara dengan lebah lainnya dengan menari. Tarian mereka bisa memberitakan pada lebah lain terkait dengan lokasi serbuk sari.
  5. Dalam 1 kali perjalanan, satu ekor lebah madu sanggup hinggap di 75 bunga.
  6. Seekor lebah madu mengepakkan sayapnya sekitar 11.500 kali per menit.
  7. Sengatan satu ekor lebah madu ga buat pembelaan diri, tetapi membentengi sarangnya. Karena sekali sengat, lebah madu ratu akan meninggal.

Demikian info seputar Bagaimana Proses Lebah dalam Mendirikan Sarangnya?, kami harap postingan kali ini mencerahkan kalian. Tolong postingan ini dibagikan supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...