komunitas sb1m

Bagaimana Proses Lebah dalam Menghasilkan Madu?

Jumat, Juni 26th, 2020 - Fakta Lebah Madu

Di postingan ini kami akan bahas tentang Bagaimana Proses Lebah dalam Menghasilkan Madu?. Kehidupan masyarakat lebah madu di sarang dan pabrikasi madunya sangatlah mencengangkan. Kehidupan kemasyarakatan lebah pun seharusnya jadi hikmah buat kita. Lebah wajib melakukan banyak kesibukan dan mereka mengorganisasikan segala itu dengan pengorganisasian yang memesona.

Bagaimana Proses Lebah dalam Menghasilkan Madu?

Di samping itu lebah pun kreator kapabel yang ada di dunia seperti yang tampak dalam pembuatan sarangnya. Rancangan heksagonal dari petak-petak sarang lebah memungkinkan penyimpanan madu dalam kuantitas terbanyak dengan bahan dasar penataan sarang, ialah lilin, dalam kuantitas paling kecil. Lebah hanya insecta berukuran 1 – 2 cm dan dia melaksanakan kalkulasi itu dengan apa yang telah diwahyukan Tuhannya.

Bagaimana Proses Lebah dalam Menghasilkan Madu?

Kelembapan sarang yang menghasilkan madu memiliki tingkat keawetan yang tinggi, semestinya dijaga pada batasan tertentu. Pada kelembapan di atas atau di bawah batas-batas ini, madu bakal rusak serta kehilangan keawetan dan gizinya. Begitu juga, suhu sarang harus berada di 35 derajat celcius selama 10 bulan pada tahun itu. Untuk memelihara temperatur dan kelembapan sarang ini pada batas tertentu, ada tim khusus yang berperan mengontrol pergantian udara.

Sekiranya hari panas, tampak lebah lagi mengendalikan pergiliran udara di dalam sarang. Pintu masuk sarang dipenuhi lebah. Sambil menempel pada kayu, mereka mengipasi sarang dengan sayap. Dalam sarang yang baku, udara yang masuk dari satu sisi terdorong keluar pada sisi yang lain. Lebah pengarah pergantian udara yang lain berkewajiban di dalam sarang, mendorong udara ke seluruh sudut sarang.

Bagaimana Proses Lebah dalam Menghasilkan Madu?

Upaya lebah buat merawat mutu madu engga terbatas cuma pada pengendalian kelembapan dan panas. Di dalam sarang terdapat jaringan penjagaan kesehatan yang lengkap untuk mengendalikan semua peristiwa yang mungkin membuat timbulnya kuman. Tujuan utama pengaturan ini ialah meniadakan zat-zat yang mungkin memunculkan kuman.

Prinsip dari pekerjaan di atas yakni menghindari zat-zat asing memasuki sarang. Untuk itu, dua penjaga senantiasa ditempatkan pada pintu sarang. Apabila suatu zat asing atau serangga memasuki sarang walau telah ada kesibukan pencegahan ini, semua lebah berlaku untuk mengusirnya dari sarang.

Kehidupan lebah di dalam sarang serta penciptaan madu oleh mereka amat luar biasa. Lebah mengadakan banyak “kegiatan” dan mereka berhasil mengadakan dengan bagus lewat pengelolaan yang super.

Bagaimana Proses Lebah dalam Menghasilkan Madu?

Untuk benda asing yang lebih besar yang tidak bisa dibuang dari sarang, diaplikasikan teknik perlindungan lain. Lebah membalsam benda asing itu. Mereka mewujudkan suatu zat yang disebut “propolis” yakni getah lebah buat pembalsaman. Getah lebah juga dipakai untuk menambal keretakan pada sarang.

Bagaimana sih lebah mengetahui bahwa zat itu yang terbaik? Bagaimana sih lebah menghasilkan suatu zat, yang hanya bisa dibikin manusia dalam laboratorium dan menggunakan teknologi, serta dengan pemahaman ilmu kimia? Bagaimana mereka menyadari bahwa serangga yang mati dapat memunculkan berkembangnya kuman dan bahwa pembalsaman akan mencegah hal ini?

Sudah terang lebah enggak punya penafsiran apapun berkaitan dengan ini, apalagi laboratorium. Lebah hanya seekor insecta yang panjangnya 1 – 2 cm dan dia mengerjakan ini semua dengan apa yang udah ditunjukan Tuhannya.

Bagaimana Proses Lebah dalam Menghasilkan Madu?

Metode menakjubkan lebah menghasilkan madu

Di samping dari strategi tugas dan penyusunan sarang lebah yang spektakuler, teknik lebah membentuk madu juga tidak kalah eksotis. Cara lebah mewujudkan madu ialah sebagai berikut penjelasannya.

Madu dibentuk dari cairan manis didalam bunga yang dinamakan nektar. Nektar terdiri atas 80% air dan gula kompleks. Lebah madu mengisap nektar dengan lidahnya yang mirip tabung, kemudian disimpan di dalam lambung dan diangkut ke sarang. Seekor lebah madu mampu mengangkut 70 miligram nektar atau hampir sama dengan berat tubuhnya.

Bagaimana Proses Lebah dalam Menghasilkan Madu?

Cara lebah menghasilkan madu sangat mengagumkan. Pertama, lebah rumah menghabiskan nektar dengan strategi mencernanya sekitar setengah jam. Enzim perlahan-lahan mengurai nektar menjadi gula sederhana. Sesudah itu, lebah melimpahkan nektar ke sarangnya.

Lebah madu mengeringkan nektar dengan teknik mengipasinya dengan sayap sehingga air di dalam nektar segera menguap. Kalau kepekatan nektar udah cukup, nektar pun berubah jadi madu. Lebah lalu menempatkan tutup lilin di atas sel sarangnya, mirip seperti menutup minuman.

Fakta Menarik mengenai Lebah Madu

Memang lebah madu pantas menjadi contoh buat kita dari kehidupannya yang unik dan menarik. Di samping keunikan-keunikan di atas masih ada lagi yang lain. Berikut keajaiban lebah madu lainnya di antaranya yakni :

Bagaimana Proses Lebah dalam Menghasilkan Madu?

  1. Lebah madu adalah satu-satunya serangga yang menghasilkan makanan untuk disantap manusia.
  2. Semua lebah madu pekerja yakni perempuan dan kesibukan mereka merupakan memproduksi madu. Sedangkan, lebah madu jantan engga mempunyai sengat dan engga mengadakan kerjaan apa-apa selain kawin.
  3. Satu koloni lebah terdiri atas 20 ribu – 60 ribu lebah madu dan seekor ratu.
  4. Sebuah permukiman lebah kudu terbang 80.000 km dan singgah di dua juta bunga untuk membikin sekitar setengah kilogram madu.
  5. Dalam satu hari, seekor lebah ratu dapat menciptakan 1.500 telor.
  6. Seandainya satu-satunya ratu lebah dalam sarang meninggal, semua permukimannya bakal meninggal pula.
  7. Kecepatan lebah madu terbang sekitar 24 kilometer per jam.

Bagaimana Proses Lebah dalam Menghasilkan Madu?

  1. Lebah madu memakai Sang Surya sebagai alat penunjuk arah yang menopangnya bernavigasi.
  2. Seumur hidup, 12 ekor lebah madu rata-rata hanya menghasilkan madu sebanyak satu sendok teh.
  3. Seekor lebah madu memiliki 4 sayap.
  4. Lebah berkomunikasi dengan lebah lainnya dengan menari. Tarian mereka bisa mengungkapkan sama lebah lain seputar lokasi serbuk sari.
  5. Dalam 1 kali perjalanan, satu ekor lebah madu bisa singgah di 75 bunga.
  6. Satu ekor lebah madu mengepakkan sayapnya sekitar 11.500 kali per menit.
  7. Sengatan seekor lebah madu tidak untuk penjagaaan diri, tetapi melindungi sarangnya. Sebab satu kali sengat, lebah madu ratu bakal meninggal.

Sekian informasi terkait dengan Bagaimana Proses Lebah dalam Menghasilkan Madu?, semoga post ini mencerahkan teman-teman semua. Mohon artikel ini disebarluaskan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...