komunitas sb1m

Bagaimana Proses Lebah dalam Menyusun Sarangnya?

Sabtu, Januari 23rd, 2021 - Fakta Lebah Madu

Topik kita sekarang yakni Bagaimana Proses Lebah dalam Menyusun Sarangnya?. Kehidupan populasi lebah madu di sarang dan pabrikasi madunya sangat unik. Kehidupan kemasyarakatan lebah pun penting jadi suri tauladan untuk kita. Lebah mesti melakukan banyak kegiatan dan mereka mengurus semua itu dengan pengendalian yang mengagumkan.

Bagaimana Proses Lebah dalam Menyusun Sarangnya?

Selain itu lebah pun perancang terlatih yang ada di dunia seperti yang tampak dalam penciptaan sarangnya. Rancangan segienam dari petak-petak sarang lebah memungkinkan penyimpanan madu dalam jumlah terbanyak dengan bahan baku penataan sarang, adalah lilin, dalam kuantitas paling sedikit. Lebah cuma serangga berukuran 1 – 2 cm dan dia melaksanakan perincian itu dengan apa yang telah ditunjukan Tuhannya.

Bagaimana Proses Lebah dalam Menyusun Sarangnya?

Kelembapan sarang yang membikin madu mempunyai tingkat ketahanan yang tinggi, perlu dijaga pada batas tertentu. Pada kelembapan di atas atau di bawah batasan tersebut, madu akan rusak serta kehilangan keawetan dan nutrisinya. Begitu pula, temperatur sarang mestilah 35 oC selama sepuluh bulan pada tahun tersebut. Untuk mengontrol suhu dan kelembapan sarang ini pada batasan-batasan tertentu, ada grup khusus yang bertanggung jawab mengoordinasikan peralihan udara.

Kalau hari panas, nampak lebah sedang mengontrol pergiliran udara di dalam sarang. Pintu masuk sarang dijejali lebah. Sembari melekat pada kayu, mereka mengangini sarang dengan sayap. Dalam sarang yang baku, udara yang masuk dari satu sisi terbawa keluar pada sisi yang lain. Lebah pengatur perputaran udara yang lain bertugas di dalam sarang, mendesak udara ke semua sudut sarang.

Bagaimana Proses Lebah dalam Menyusun Sarangnya?

Upaya lebah untuk mempertahankan kualitas madu engga terbatas hanya pada pengontrolan kelembapan dan panas. Di dalam sarang terdapat jaringan proteksi kesehatan yang komplet untuk menjaga segala peristiwa yang mungkin memunculkan berkembangnya kuman. Tujuan utama pengelolaan ini yakni membasmi zat-zat yang mungkin menimbulkan bibit penyakit.

Prinsip dari tindakan di atas ialah menghindari zat-zat asing memasuki sarang. Untuk itu, dua penjaga selalu diposisikan pada pintu sarang. Apabila suatu zat asing atau serangga memasuki sarang walau udah ada aktivitas pencegahan ini, semua lebah berbuat buat mengusirnya dari sarang.

Kehidupan lebah di dalam sarang serta penciptaan madu oleh mereka sangatlah amazing. Lebah melakukan banyak “kesibukan” dan mereka berhasil mengerjakan dengan baik melalui penyelesaian yang amazing.

Bagaimana Proses Lebah dalam Menyusun Sarangnya?

Buat benda asing yang lebih besar yang tidak dapat dibuang dari sarang, diaplikasikan cara perlindungan lain. Lebah membalsam benda asing itu. Mereka menciptakan suatu zat yang dinamakan “propolis” yakni getah lebah buat pembalsaman. Getah lebah juga dipakai untuk menambal keretakan pada sarang.

Bagaimana lebah mengerti bahwa zat itulah yang terbaik? Bagaimana sih lebah membuat suatu zat, yang cuma bisa diciptakan manusia dalam lab dan menggunakan teknologi, serta dengan penafsiran ilmu kimia? Bagaimana sih mereka mendeteksi bahwa serangga yang meninggal bisa memicu berkembangnya kuman dan bahwa pembalsaman akan menahan hal tersebut?

Telah terang lebah enggak punya wawasan apa pun terkait dengan ini, apalagi laboratorium. Lebah hanyalah seekor insecta yang panjangnya 1 – 2 cm dan dia mengerjakan ini semua dengan apa yang udah diilhamkan Tuhannya.

Bagaimana Proses Lebah dalam Menyusun Sarangnya?

Taktik fantastis lebah menghasilkan madu

Selain dari strategi peran dan pendirian sarang lebah yang istimewa, taktik lebah mewujudkan madu pun enggak kalah mencengangkan. Sistem lebah mewujudkan madu yakni berikut penjelasannya.

Madu diciptakan dari cairan manis didalam bunga yang disebut nektar. Nektar terdiri atas 80 persen air dan gula kompleks. Lebah madu mengisap nektar dengan lidahnya yang mirip tabung, lalu disimpan di dalam lambung dan diangkut ke sarang. Seekor lebah madu sanggup mengangkut 70 miligram nektar atau hampir sama dengan berat tubuhnya.

Bagaimana Proses Lebah dalam Menyusun Sarangnya?

Strategi lebah menjadikan madu betul-betul ajaib. Pertama, lebah rumah melahap nektar dengan proses mengunyahnya sekitar setengah jam. Enzim pelan-pelan mengurai nektar jadi gula sederhana. Lalu, lebah melelehkan nektar ke sarangnya.

Lebah madu mengeringkan nektar dengan cara mengipasinya dengan sayap sehingga air di dalam nektar cepat menguap. Bila kepekatan nektar telah cukup, nektar pun berubah menjadi madu. Lebah lalu membuat tutup lilin di atas sel sarangnya, sama seperti menyegel minuman.

Fakta Unik mengenai Lebah Madu

Memang lebah madu cocok menjadi nasihat bagi kita dari kehidupannya yang eksotis. Selain keunikan-keunikan di atas masih ada lagi yang lain. Inilah keajaiban lebah madu lainnya di antaranya yaitu :

Bagaimana Proses Lebah dalam Menyusun Sarangnya?

  1. Lebah madu adalah satu-satunya insecta yang menciptakan makanan untuk disantap manusia.
  2. Semua lebah madu pekerja ialah perempuan dan tanggung jawab mereka yaitu membikin madu. Sementara itu, lebah madu jantan tidak punya sengat dan gak melakukan kesibukan apa-apa selain kawin.
  3. Sebuah pemukiman lebah terdiri atas 20.000 – 60.000 lebah madu dan seekor ratu.
  4. Satu pemukiman lebah wajib terbang 80.000 kilometer dan singgah di 2.000.000 bunga untuk membikin sekitar setengah kilogram madu.
  5. Dalam satu hari, satu ekor lebah ratu bisa menciptakan 1.500 telor.
  6. Apabila satu-satunya ratu lebah dalam sarang meninggal, semua permukimannya akan meninggal juga.
  7. Kecepatan lebah madu terbang sekitar 24 kilometer per jam.

Bagaimana Proses Lebah dalam Menyusun Sarangnya?

  1. Lebah madu memakai Sang Surya sebagai kompas yang mendukungnya bernavigasi.
  2. Seumur hidup, 12 ekor lebah madu rata-rata cuma membuat madu sebanyak 1 sdt.
  3. Seekor lebah madu memiliki 4 sayap.
  4. Lebah berbicara dengan lebah lainnya dengan menari. Tarian mereka bisa menyiarkan sama lebah lain mengenai lokasi serbuk sari.
  5. Dalam 1x perjalanan, seekor lebah madu bisa singgah di 75 bunga.
  6. Seekor lebah madu mengepakkan sayapnya sekitar 11.500 kali per menit.
  7. Sengatan seekor lebah madu ga untuk pembelaan diri, tetapi mempertahankan sarangnya. Sebab satu kali sengat, lebah madu ratu akan meninggal.

Demikian informasi mengenai Bagaimana Proses Lebah dalam Menyusun Sarangnya?, semoga artikel kali ini berguna untuk Anda. Kami berharap postingan ini disebarluaskan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...