komunitas sb1m

Bagaimana Proses Lebah dalam Merancang Sarangnya?

Minggu, Februari 25th, 2018 - Fakta Lebah Madu

Pembahasan kita sekarang yaitu Bagaimana Proses Lebah dalam Merancang Sarangnya?. Kehidupan masyarakat lebah madu di sarang dan penciptaan madunya betul-betul istimewa. Kehidupan sosial lebah pun penting menjadi pengajaran untuk kita. Lebah mesti menyelenggarakan banyak aktivitas dan mereka mengorganisasikan segala itu dengan pengaturan yang ajaib.

Bagaimana Proses Lebah dalam Merancang Sarangnya?

Di samping itu lebah pun perancang terlatih yang ada di dunia seperti yang kelihatan dalam membikin sarangnya. Rancangan hexagonal dari petak-petak sarang lebah memungkinkan penyimpanan madu dalam kuantitas terbanyak dengan bahan dasar pembentukan sarang, ialah lilin, dalam jumlah terkecil. Lebah cuma serangga berukuran 1 – 2 cm dan dia menunaikan perincian itu dengan apa yang telah diilhamkan Tuhannya.

Bagaimana Proses Lebah dalam Merancang Sarangnya?

Kelembapan sarang yang memicu madu memiliki tingkat keawetan yang tinggi, wajib dijaga pada batas-batas tertentu. Pada kelembapan di atas atau di bawah batasan-batasan ini, madu akan rusak serta kehilangan ketahanan dan nutrisinya. Begitu pula, temperatur sarang mestilah 35 derajat celcius selama 10 bulan pada tahun itu. Buat merawat temperatur dan kelembapan sarang tersebut pada batas tertentu, ada pihak khusus yang berperan melindungi peralihan udara.

Apabila hari panas, tampak lebah sedang mengurus pergiliran udara di dalam sarang. Pintu masuk sarang disesaki lebah. Sambil menempel pada kayu, mereka mengipasi sarang dengan sayap. Dalam sarang yang baku, udara yang masuk dari satu sisi terdorong keluar pada sisi yang lain. Lebah pengelola pergantian udara yang lain berperan di dalam sarang, mendorong udara ke segala sudut sarang.

Bagaimana Proses Lebah dalam Merancang Sarangnya?

Upaya lebah untuk mengawasi kualitas madu ga terbatas hanya pada pembenahan kelembapan dan panas. Di dalam sarang terdapat jaringan perlindungan kesehatan yang komplet buat mengontrol seluruh kejadian yang mungkin memicu tumbuhnya bibit penyakit. Tujuan utama perapihan ini adalah menghilangkan zat-zat yang mungkin mengundang bakteri.

Prinsip dari tindakan di atas yaitu menahan zat-zat asing memasuki sarang. Untuk itu, dua penjaga selalu diposisikan pada pintu sarang. Apabila suatu zat asing atau insecta memasuki sarang meski udah ada kegiatan pencegahan ini, semua lebah bertingkah untuk mengusirnya dari sarang.

Kehidupan lebah di dalam sarang serta produksi madu oleh mereka amat menakjubkan. Lebah menjalankan banyak “kegiatan” dan mereka sukses mengerjakan dengan baik lewat perancangan yang memesona.

Bagaimana Proses Lebah dalam Merancang Sarangnya?

Buat benda asing yang lebih besar yang gak dapat dibuang dari sarang, diterapkan cara pertahanan lain. Lebah membalsam benda asing itu. Mereka mewujudkan suatu zat yang dinamakan “propolis” yakni getah lebah buat pembalsaman. Getah lebah pun digunakan buat menambal keretakan pada sarang.

Bagaimanakah lebah mengerti bahwa zat itulah yang paling baik? Bagaimanakah lebah membuat suatu zat, yang hanya bisa diciptakan manusia dalam lab dan memakai teknologi, serta dengan penafsiran ilmu kimia? Bagaimana mereka mengetahui bahwa serangga yang mati bisa membuat timbulnya kuman dan bahwa pembalsaman bakal menahan hal ini?

Sudah jelas lebah engga mempunyai pemahaman apapun mengenai ini, apalagi lab. Lebah cumalah seekor insecta yang panjangnya 1 – 2 cm dan ia mengerjakan ini semua dengan apa yang sudah diwahyukan Tuhannya.

Bagaimana Proses Lebah dalam Merancang Sarangnya?

Cara fenomenal lebah menjadikan madu

Selain dari cara peran dan perancangan sarang lebah yang spesial, teknik lebah membikin madu pun tidak kalah ajaib. Teknik lebah menghasilkan madu yaitu berikut penjelasannya.

Madu dihasilkan dari cairan manis didalam bunga yang disebut nektar. Nektar terdiri atas 80 persen air dan gula kompleks. Lebah madu menghisap nektar dengan lidahnya yang mirip tabung, lalu disimpan di dalam lambung dan diangkut ke sarang. Seekor lebah madu mampu membawa 70 miligram nektar atau hampir sama dengan berat tubuhnya.

Bagaimana Proses Lebah dalam Merancang Sarangnya?

Teknik lebah membentuk madu sangat mencengangkan. Pertama, lebah rumah melahap nektar dengan strategi mengunyahnya sekitar setengah jam. Enzim berangsur-angsur mengurai nektar jadi gula sederhana. Kemudian, lebah menitikan nektar ke sarangnya.

Lebah madu mengeringkan nektar dengan metode mengipasinya dengan sayap sehingga air di dalam nektar lekas menguap. Seandainya kepekatan nektar sudah cukup, nektar pun berubah menjadi madu. Lebah lalu menaruh tutup lilin di atas sel sarangnya, mirip seperti menutup minuman.

Fakta Ajaib terkait dengan Lebah Madu

Memang lebah madu patut menjadi hikmah buat kita dari kesibukan-kesibukannyanya yang mencengangkan. Di samping keunikan-keunikan di atas masih ada juga yang lain. Berikut keajaiban lebah madu lainnya yaitu :

Bagaimana Proses Lebah dalam Merancang Sarangnya?

  1. Lebah madu adalah satu-satunya insecta yang mengeluarkan makanan buat dikonsumsi manusia.
  2. Semua lebah madu pekerja yaitu perempuan dan peran mereka ialah menghasilkan madu. Sementara itu, lebah madu jantan engga memiliki sengat dan tak mengadakan kegiatan apa-apa selain kawin.
  3. Satu pemukiman lebah terdiri atas 20 ribu – 60 ribu lebah madu dan seekor ratu.
  4. Sebuah koloni lebah kudu terbang 88 ribu kilometer dan singgah di 2 juta bunga untuk membuat sekitar setengah kilogram madu.
  5. Dalam satu hari, satu ekor lebah ratu dapat memproduksi 1.500 telur.
  6. Jika satu-satunya ratu lebah dalam sarang mati, seluruh koloninya akan mati juga.
  7. Kecepatan lebah madu terbang sekitar 24 kilometer per jam.

Bagaimana Proses Lebah dalam Merancang Sarangnya?

  1. Lebah madu mengaplikasikan Matahari sebagai alat penunjuk arah yang membantunya bernavigasi.
  2. Seumur hidup, 12 ekor lebah madu rata-rata cuma mengeluarkan madu sebanyak satu sdt.
  3. Seekor lebah madu punya 4 sayap.
  4. Lebah berkomunikasi dengan lebah lainnya dengan menari. Tarian mereka bisa mengabarkan sama lebah lain berkaitan dengan lokasi serbuk sari.
  5. Dalam 1x perjalanan, seekor lebah madu dapat hinggap di 75 bunga.
  6. Seekor lebah madu mengepakkan sayapnya sekitar 11.500 kali per menit.
  7. Sengatan seekor lebah madu tidak untuk penjagaaan diri, namun memproteksi sarangnya. Sebab satu kali sengat, lebah madu ratu bakal meninggal.

Sekian info seputar Bagaimana Proses Lebah dalam Merancang Sarangnya?, semoga post kali ini bermanfaat untuk kalian. Tolong artikel ini dishare biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...