komunitas sb1m

Bagaimanakah Lebah Dapat Menata Sarang Berbentuk Hexagonal Sempurna?

Selasa, November 13th, 2018 - Fakta Lebah Madu

Di artikel ini kami akan ulas seputar Bagaimanakah Lebah Dapat Menata Sarang Berbentuk Hexagonal Sempurna?. Kehidupan masyarakat lebah madu di sarang dan pabrikasi madunya sangatlah fenomenal. Kehidupan kelompok lebah pun semestinya menjadi pelajaran untuk kita. Lebah harus mengerjakan banyak aktivitas dan mereka merencanakan seluruh itu dengan pengendalian yang menakjubkan.

Bagaimanakah Lebah Dapat Menata Sarang Berbentuk Hexagonal Sempurna?

Di samping itu lebah pun kreator ulung yang ada di dunia seperti yang terlihat dalam membikin sarangnya. Desain heksagonal dari petak-petak sarang lebah memungkinkan penyimpanan madu dalam jumlah paling banyak dengan bahan dasar pendirian sarang, yaitu lilin, dalam kuantitas terkecil. Lebah hanyalah serangga berukuran 1 – 2 cm dan dia menjalani kalkulasi itu dengan apa yang udah ditunjukan Tuhannya.

Bagaimanakah Lebah Dapat Menata Sarang Berbentuk Hexagonal Sempurna?

Kelembapan sarang yang mengakibatkan madu mempunyai tingkat keawetan yang tinggi, harus dijaga pada batas-batas tertentu. Pada kelembapan di atas atau di bawah batas tersebut, madu bakal rusak serta kehilangan ketahanan dan nutrisinya. Demikian pula, suhu sarang haruslah 35 oC selama sepuluh bulan pada tahun itu. Untuk memelihara temperatur dan kelembapan sarang ini pada batasan tertentu, ada kalangan khusus yang berfungsi memperhatikan peralihan udara.

Apabila hari panas, kelihatan lebah sedang menyelesaikan pergantian udara di dalam sarang. Jalur masuk sarang dijejali lebah. Sambil melekat pada kayu, mereka mengangini sarang dengan sayap. Dalam sarang yang baku, udara yang masuk dari satu sisi tersorong keluar pada sisi yang lain. Lebah penyusun peralihan udara yang lain bekerja di dalam sarang, mendesak udara ke segala sudut sarang.

Bagaimanakah Lebah Dapat Menata Sarang Berbentuk Hexagonal Sempurna?

Usaha lebah untuk memperhatikan mutu madu tak terbatas cuma pada pembenahan kelembapan dan panas. Di dalam sarang ada jaringan pengawasan kesehatan yang istimewa buat mengendalikan segala peristiwa yang mungkin memunculkan meningkatnya kuman. Tujuan utama pemberesan ini yaitu melepaskan zat-zat yang mungkin memicu bibit penyakit.

Prinsip dari kegiatan di atas yakni menghindari zat-zat asing memasuki sarang. Untuk itu, 2 penjaga selalu ditempatkan pada pintu sarang. Jika suatu zat asing atau insecta memasuki sarang walau telah ada tindakan pencegahan ini, semua lebah bertindak untuk mengusirnya dari sarang.

Kehidupan lebah di dalam sarang serta penciptaan madu oleh mereka amat wonderful. Lebah melaksanakan banyak “kegiatan” dan mereka sukses mengadakan dengan baik lewat perancangan yang mengagumkan.

Bagaimanakah Lebah Dapat Menata Sarang Berbentuk Hexagonal Sempurna?

Untuk benda asing yang lebih besar yang tidak dapat dibuang dari sarang, digunakan metode penjagaaan lain. Lebah membalsam benda asing tersebut. Mereka menciptakan suatu zat yang disebut “propolis” yaitu getah lebah untuk pembalsaman. Getah lebah juga dipakai buat menambal kerenggangan pada sarang.

Bagaimanakah lebah menyadari bahwa zat tersebut yang paling baik? Bagaimanakah lebah membikin suatu zat, yang cuma bisa dibikin manusia dalam laboratorium dan menggunakan teknologi, serta dengan penerapan ilmu kimia? Bagaimana mereka mengerti bahwa serangga yang meninggal dapat menghasilkan timbulnya kuman dan bahwa pembalsaman bakal mencegah hal tersebut?

Sudah terang lebah engga mempunyai wawasan apapun terkait dengan ini, apalagi laboratorium. Lebah cumalah seekor insecta yang panjangnya 1 – 2 cm dan dia menunaikan ini semua dengan apa yang udah ditunjukan Tuhannya.

Bagaimanakah Lebah Dapat Menata Sarang Berbentuk Hexagonal Sempurna?

Strategi mengagumkan lebah menghasilkan madu

Selain dari taktik kerja dan penyusunan sarang lebah yang mempesona, teknik lebah membikin madu juga engga kalah menakjubkan. Teknik lebah membikin madu yaitu sebagai berikut penjelasannya.

Madu diciptakan dari cairan manis didalam bunga yang dinamakan nektar. Nektar terdiri atas 80 persen air dan gula kompleks. Lebah madu mengisap nektar dengan lidahnya yang mirip tabung, lalu disimpan di dalam lambung dan diangkut ke sarang. Seekor lebah madu kapabel membawa 70 miligram nektar atau hampir sama dengan berat tubuhnya.

Bagaimanakah Lebah Dapat Menata Sarang Berbentuk Hexagonal Sempurna?

Teknik lebah membikin madu sungguh-sungguh istimewa. Pertama, lebah rumah menghabiskan nektar dengan teknik mencernanya sekitar setengah jam. Enzim berangsur-angsur mengurai nektar jadi gula sederhana. Kemudian, lebah menjatuhkan nektar ke sarangnya.

Lebah madu mengeringkan nektar dengan jalan mengipasinya dengan sayap sehingga air di dalam nektar segera menguap. Jika kepekatan nektar sudah cukup, nektar pun berubah menjadi madu. Lebah lalu menaruh tutup lilin di atas sel sarangnya, sama seperti menutup minuman.

Fakta Ajaib tentang Lebah Madu

Memang lebah madu cocok jadi suri tauladan buat kita dari aktivitas-aktivitasnya yang ajaib. Di samping keunikan-keunikan di atas masih ada juga yang lain. Ini keajaiban lebah madu lainnya yakni :

Bagaimanakah Lebah Dapat Menata Sarang Berbentuk Hexagonal Sempurna?

  1. Lebah madu adalah satu-satunya insecta yang memunculkan makanan untuk dimakan manusia.
  2. Seluruh lebah madu pekerja ialah perempuan dan kerjaan mereka yaitu menghasilkan madu. Sementara itu, lebah madu jantan tidak mempunyai sengat dan engga menyelenggarakan kewajiban apa-apa kecuali kawin.
  3. Satu permukiman lebah terdiri atas 20 – 60 ribu lebah madu dan seekor ratu.
  4. Sebuah koloni lebah kudu terbang 88 ribu kilometer dan hinggap di 2 juta bunga untuk menciptakan sekitar setengah kilogram madu.
  5. Dalam satu hari, satu ekor lebah ratu bisa mengeluarkan 1.500 telur.
  6. Kalau satu-satunya ratu lebah dalam sarang meninggal, seluruh koloninya akan mati juga.
  7. Kecepatan lebah madu terbang sekitar 24 kilometer per jam.

Bagaimanakah Lebah Dapat Menata Sarang Berbentuk Hexagonal Sempurna?

  1. Lebah madu memanfaatkan Sang Surya sebagai kompas yang mengakomodasinya bernavigasi.
  2. Seumur hidup, 12 ekor lebah madu rata-rata cuma menghasilkan madu sebanyak 1 sendok teh.
  3. Seekor lebah madu mempunyai 4 sayap.
  4. Lebah berhubungan dengan lebah lainnya dengan menari. Tarian mereka dapat mewartakan sama lebah lain terkait dengan lokasi serbuk sari.
  5. Dalam 1 kali perjalanan, satu ekor lebah madu bisa hinggap di 75 bunga.
  6. Seekor lebah madu mengepakkan sayapnya sekitar 11.500 kali per menit.
  7. Sengatan seekor lebah madu tidak untuk penjagaaan diri, tapi membela sarangnya. Karena sekali sengat, lebah madu ratu akan mati.

Demikian informasi seputar Bagaimanakah Lebah Dapat Menata Sarang Berbentuk Hexagonal Sempurna?, kami harap postingan kali ini mencerahkan Anda. Kami berharap artikel ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...