komunitas sb1m

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Membuat Sarangnya?

Selasa, Juni 18th, 2019 - Fakta Lebah Madu

Pembahasan kita kali ini yakni Bagaimanakah Proses Lebah dalam Membuat Sarangnya?. Kehidupan kelompok lebah madu di sarang dan produksi madunya amat sangat spesial. Kehidupan populasi lebah pun seharusnya menjadi nasihat bagi kita. Lebah harus menjalani banyak kegiatan dan mereka mengelola segala itu dengan pembenahan yang mempesona.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Membuat Sarangnya?

Selain itu lebah pun arsitek ahli yang ada di dunia seperti yang tampak dalam perancangan sarangnya. Rancangan segienam dari petak-petak sarang lebah memungkinkan penyimpanan madu dalam jumlah terbanyak dengan bahan dasar penataan sarang, yakni lilin, dalam jumlah paling kecil. Lebah cuma serangga berukuran 1 – 2 cm dan ia menjalankan kalkulasi itu dengan apa yang sudah diwahyukan Tuhannya.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Membuat Sarangnya?

Kelembapan sarang yang mengakibatkan madu memiliki tingkat ketahanan yang tinggi, patut dijaga pada batas-batas tertentu. Pada kelembapan di atas atau di bawah batasan-batasan tersebut, madu bakal rusak serta kehilangan keawetan dan gizinya. Begitu pula, suhu sarang mesti berada di 35 oC selama sepuluh bulan pada tahun itu. Buat merawat temperatur dan kelembapan sarang tersebut pada batasan-batasan tertentu, ada kawanan khusus yang bertanggung jawab mengorganisasikan pergiliran udara.

Apabila hari panas, tampak lebah lagi mengendalikan sirkulasi udara di dalam sarang. Pintu masuk sarang dijejali lebah. Sambil merekat pada kayu, mereka mengipasi sarang dengan sayap. Dalam sarang yang baku, udara yang masuk dari satu sisi terbawa keluar pada sisi yang lain. Lebah pengatur pergantian udara yang lain berperan di dalam sarang, mendesak udara ke semua sudut sarang.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Membuat Sarangnya?

Upaya lebah untuk merawat kwalitas madu tidak terbatas cuma pada penataan kelembapan dan panas. Di dalam sarang terdapat jaringan pengawasan kesehatan yang lengkap buat menjaga semua kejadian yang mungkin menyebabkan timbulnya bibit penyakit. Tujuan utama pemberesan ini ialah membebaskan dari zat-zat yang mungkin menyebabkan bibit penyakit.

Prinsip dari pekerjaan di atas adalah menghalangi zat-zat asing memasuki sarang. Untuk itu, dua penjaga selalu diposisikan pada pintu sarang. Kalau suatu zat asing atau insecta memasuki sarang meski telah ada aktivitas pencegahan ini, semua lebah berperilaku untuk mengusirnya dari sarang.

Kehidupan lebah di dalam sarang serta produksi madu oleh mereka amat super. Lebah melaksanakan banyak “kegiatan” dan mereka berhasil melaksanakan dengan bagus lewat pengkoordinasian yang mengagumkan.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Membuat Sarangnya?

Untuk benda asing yang lebih besar yang enggak dapat dibuang dari sarang, diterapkan teknik proteksi lain. Lebah membalsam benda asing itu. Mereka mewujudkan suatu zat yang dinamakan “propolis” yaitu getah lebah untuk pembalsaman. Getah lebah juga digunakan untuk menambal kerenggangan pada sarang.

Bagaimana lebah mengerti bahwa zat itulah yang paling baik? Bagaimana sih lebah membentuk suatu zat, yang cuma bisa diciptakan manusia dalam laboratorium dan menerapkan teknologi, serta dengan pengenalan ilmu kimia? Bagaimana sih mereka mengetahui bahwa serangga yang mati dapat menimbulkan berkembangnya bakteri dan bahwa pembalsaman bakal mencegah hal tersebut?

Telah jelas lebah engga memiliki ilmu apapun mengenai ini, apalagi laboratorium. Lebah hanya seekor insecta yang panjangnya 1 – 2 cm dan ia melakukan ini semua dengan apa yang udah ditunjukkan Tuhannya.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Membuat Sarangnya?

Metode fantastis lebah menjadikan madu

Di samping dari cara tugas dan pembentukan sarang lebah yang eksotis, teknik lebah menghasilkan madu juga tak kalah hebat. Strategi lebah menciptakan madu yakni berikut ini penjelasannya.

Madu dihasilkan dari cairan manis didalam bunga yang dinamakan nektar. Nektar terdiri atas 80 persen air dan gula kompleks. Lebah madu menghisap nektar dengan lidahnya yang mirip tabung, kemudian disimpan di dalam lambung dan diangkut ke sarang. Seekor lebah madu kapabel memikul 70 miligram nektar atau hampir sama dengan berat tubuhnya.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Membuat Sarangnya?

Metode lebah membentuk madu sungguh-sungguh istimewa. Pertama, lebah rumah melahap nektar dengan sistem mengunyahnya sekitar setengah jam. Enzim perlahan-lahan mengurai nektar jadi gula sederhana. Lalu, lebah mencucurkan nektar ke sarangnya.

Lebah madu mengeringkan nektar dengan teknik mengipasinya dengan sayap sehingga air di dalam nektar lekas menguap. Jika kekentalan nektar sudah cukup, nektar pun berubah jadi madu. Lebah kemudian mengenakan tutup lilin di atas sel sarangnya, mirip seperti menutup minuman.

Fakta Menarik terkait dengan Lebah Madu

Memang lebah madu patut jadi nasihat bagi kita dari kegiatan-kegiatannya yang mempesona. Selain keunikan-keunikan di atas masih ada lagi yang lain. Berikut keajaiban lebah madu lainnya yakni :

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Membuat Sarangnya?

  1. Lebah madu yaitu satu-satunya serangga yang memunculkan makanan buat dikonsumsi manusia.
  2. Semua lebah madu pekerja ialah perempuan dan peran mereka ialah membuat madu. Sedangkan, lebah madu jantan tidak mempunyai sengat dan tidak melangsungkan kegiatan apa-apa kecuali kawin.
  3. Sebuah permukiman lebah terdiri atas 20 ribu – 60 ribu lebah madu dan seekor ratu.
  4. Satu koloni lebah harus terbang 88 ribu kilometer dan singgah di 2 juta bunga untuk membikin sekitar setengah kilogram madu.
  5. Dalam satu hari, seekor lebah ratu dapat menciptakan 1.500 telor.
  6. Jika satu-satunya ratu lebah dalam sarang meninggal, semua koloninya bakal meninggal juga.
  7. Kecepatan lebah madu terbang sekitar 24 kilometer per jam.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Membuat Sarangnya?

  1. Lebah madu memakai Sang Surya sebagai alat penunjuk arah yang mendukungnya bernavigasi.
  2. Seumur hidup, 12 ekor lebah madu rata-rata hanya menciptakan madu sebanyak satu sdt.
  3. Seekor lebah madu memiliki empat sayap.
  4. Lebah berbicara dengan lebah lainnya dengan menari. Tarian mereka bisa memberitahukan pada lebah lain seputar lokasi serbuk sari.
  5. Dalam 1 kali perjalanan, seekor lebah madu sanggup hinggap di 75 bunga.
  6. Satu ekor lebah madu mengepakkan sayapnya sekitar 11.500 kali per menit.
  7. Sengatan satu ekor lebah madu engga untuk pertahanan diri, akan tetapi mempertahankan sarangnya. Sebab satu kali sengat, lebah madu ratu akan mati.

Demikian info seputar Bagaimanakah Proses Lebah dalam Membuat Sarangnya?, kami harap artikel kali ini bermanfaat untuk sahabat semua. Tolong post ini diviralkan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...