komunitas sb1m

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menata Sarangnya?

Kamis, Oktober 22nd, 2020 - Fakta Lebah Madu

Pada kesempatan ini kami akan bahas tentang Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menata Sarangnya?. Kehidupan bermasyarakat lebah madu di sarang dan pembuatan madunya amat mempesona. Kehidupan kekerabatan lebah juga sepatutnya jadi hikmah bagi kita. Lebah kudu melaksanakan banyak pekerjaan dan mereka merencanakan seluruh itu dengan pengendalian yang wonderful.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menata Sarangnya?

Di samping itu lebah pun arsitek terampil yang ada di dunia seperti yang terlihat dalam merancang sarangnya. Desain heksagonal dari petak-petak sarang lebah memungkinkan penyimpanan madu dalam jumlah terbanyak dengan bahan baku pembentukan sarang, ialah lilin, dalam jumlah paling sedikit. Lebah hanyalah insecta dengan ukuran 1 – 2 cm dan dia melakukan kalkulasi itu dengan apa yang telah diwahyukan Tuhannya.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menata Sarangnya?

Kelembapan sarang yang membikin madu mempunyai tingkat ketahanan yang tinggi, semestinya dijaga pada batas tertentu. Pada kelembapan di atas atau di bawah batasan-batasan ini, madu bakal rusak serta kehilangan ketahanan dan nutrisinya. Demikian pula, temperatur sarang haruslah 35 oC selama sepuluh bulan pada tahun tersebut. Untuk melindungi suhu dan kelembapan sarang tersebut pada batas tertentu, ada kawanan khusus yang berfungsi mengelola pertukaran udara.

Jika hari panas, nampak lebah lagi memelihara pergiliran udara di dalam sarang. Pintu masuk sarang dipenuhi lebah. Sembari menempel pada kayu, mereka mengangini sarang dengan sayap. Dalam sarang yang baku, udara yang masuk dari satu sisi tersorong keluar pada sisi yang lain. Lebah pengurus perputaran udara yang lain bekerja di dalam sarang, mendorong udara ke segala sudut sarang.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menata Sarangnya?

Usaha lebah untuk mengendalikan mutu madu engga terbatas hanya pada pengendalian kelembapan dan panas. Di dalam sarang terdapat jaringan pengawasan kesehatan yang sempurna buat mengatur segala momen yang mungkin menyebabkan meningkatnya bibit penyakit. Tujuan utama penataan ini adalah meniadakan zat-zat yang mungkin memicu kuman.

Prinsip dari pekerjaan di atas yakni menghindari zat-zat asing memasuki sarang. Untuk itu, dua penjaga senantiasa ditempatkan pada pintu sarang. Jika suatu zat asing atau insecta memasuki sarang walau telah ada kesibukan pencegahan ini, semua lebah berbuat untuk mengusirnya dari sarang.

Kehidupan lebah di dalam sarang serta produksi madu oleh mereka sangat mengagumkan. Lebah mengadakan banyak “kegiatan” dan mereka sukses mengerjakan dengan baik melalui pengelolaan yang dahsyat.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menata Sarangnya?

Buat benda asing yang lebih besar yang tak dapat dibuang dari sarang, diaplikasikan metode penjagaaan lain. Lebah membalsam benda asing itu. Mereka membentuk suatu zat yang disebut “propolis” yakni getah lebah buat pembalsaman. Getah lebah juga dipakai untuk menambal keretakan pada sarang.

Bagaimana sih lebah mendeteksi bahwa zat tersebut yang terbaik? Bagaimana lebah menghasilkan suatu zat, yang hanya bisa dibuat manusia dalam lab dan memakai teknologi, serta dengan wawasan ilmu kimia? Bagaimana sih mereka mendeteksi bahwa serangga yang meninggal dapat menghasilkan berkembangnya bibit penyakit dan bahwa pembalsaman bakal menahan hal tersebut?

Sudah jelas lebah tak memiliki pendidikan apa pun mengenai ini, apalagi laboratorium. Lebah cuma seekor insecta yang panjangnya 1 – 2 cm dan dia menjalankan ini semua dengan apa yang udah ditunjukan Tuhannya.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menata Sarangnya?

Cara menakjubkan lebah menghasilkan madu

Selain dari metode kewajiban dan pembentukan sarang lebah yang unik dan menarik, strategi lebah menghasilkan madu juga ga kalah eksotis. Taktik lebah membentuk madu ialah berikut ini penjelasannya.

Madu dihasilkan dari cairan manis didalam bunga yang dinamakan nektar. Nektar terdiri atas 80 persen air dan gula kompleks. Lebah madu menghisap nektar dengan lidahnya yang mirip tabung, lalu disimpan di dalam lambung dan diangkut ke sarang. Seekor lebah madu bisa membawa 70 miligram nektar atau hampir sama dengan berat tubuhnya.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menata Sarangnya?

Strategi lebah menghasilkan madu amat sangat menarik. Pertama, lebah rumah melahap nektar dengan sistem mencernanya sekitar setengah jam. Enzim sedikit demi sedikit mengurai nektar menjadi gula sederhana. Kemudian, lebah melelehkan nektar ke sarangnya.

Lebah madu mengeringkan nektar dengan jalan mengipasinya dengan sayap sehingga air di dalam nektar buru-buru menguap. Bila kepekatan nektar udah cukup, nektar pun berubah jadi madu. Lebah kemudian memasang tutup lilin di atas sel sarangnya, sama seperti menyegel minuman.

Fakta Menakjubkan terkait dengan Lebah Madu

Memang lebah madu cocok jadi pembelajaran buat kita dari kegiatan-kegiatannya yang istimewa. Selain keunikan-keunikan di atas masih ada juga yang lain. Inilah keajaiban lebah madu lainnya di antaranya yakni :

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menata Sarangnya?

  1. Lebah madu yaitu satu-satunya serangga yang membuat makanan buat dikonsumsi manusia.
  2. Seluruh lebah madu pekerja yaitu perempuan dan kerjaan mereka yakni menghasilkan madu. Sementara itu, lebah madu jantan enggak punya sengat dan gak melakukan peran apa-apa kecuali kawin.
  3. Satu permukiman lebah terdiri atas 20 ribu – 60 ribu lebah madu dan seekor ratu.
  4. Satu pemukiman lebah harus terbang 80.000 kilometer dan singgah di dua juta bunga untuk membikin sekitar setengah kilogram madu.
  5. Dalam satu hari, satu ekor lebah ratu dapat menciptakan 1.500 telor.
  6. Jika satu-satunya ratu lebah dalam sarang meninggal, seluruh pemukimannya akan meninggal juga.
  7. Kecepatan lebah madu terbang sekitar 24 kilometer per jam.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menata Sarangnya?

  1. Lebah madu memakai Sang Surya sebagai kompas yang membantunya bernavigasi.
  2. Seumur hidup, 12 ekor lebah madu rata-rata hanya membikin madu sebanyak satu sdt.
  3. Seekor lebah madu memiliki 4 sayap.
  4. Lebah berhubungan dengan lebah lainnya dengan menari. Tarian mereka dapat menunjukkan pada lebah lain mengenai lokasi serbuk sari.
  5. Dalam 1 kali perjalanan, seekor lebah madu sanggup singgah di 75 bunga.
  6. Satu ekor lebah madu mengepakkan sayapnya sekitar 11.500 kali per menit.
  7. Sengatan satu ekor lebah madu gak untuk perlindungan diri, tetapi memproteksi sarangnya. Sebab sekali sengat, lebah madu ratu akan meninggal.

Sekian info perihal Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menata Sarangnya?, kami harap postingan ini bermanfaat buat kalian. Tolong post ini diviralkan biar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...