komunitas sb1m

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menciptakan Madu?

Senin, Juni 24th, 2019 - Fakta Lebah Madu

Topik kita kali ini ialah Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menciptakan Madu?. Kehidupan kelompok lebah madu di sarang dan produksi madunya sungguh-sungguh mengagumkan. Kehidupan kemasyarakatan lebah juga semestinya menjadi nasihat buat kita. Lebah harus menjalani banyak aktivitas dan mereka membenahi semua itu dengan perancangan yang luar biasa.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menciptakan Madu?

Di samping itu lebah pun arsitek ulung yang ada di dunia seperti yang tergambar dalam pembentukan sarangnya. Desain heksagonal dari petak-petak sarang lebah memungkinkan penyimpanan madu dalam kuantitas terbanyak dengan bahan dasar penataan sarang, yaitu lilin, dalam jumlah terkecil. Lebah hanya serangga dengan ukuran 1 – 2 cm dan dia menyelenggarakan kalkulasi itu dengan apa yang sudah ditunjukan Tuhannya.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menciptakan Madu?

Kelembapan sarang yang menyebabkan madu memiliki tingkat ketahanan yang tinggi, harus dijaga pada batas tertentu. Pada kelembapan di atas atau di bawah batasan ini, madu akan rusak serta kehilangan ketahanan dan gizinya. Demikian pula, temperatur sarang haruslah 35 derajat celcius selama 10 bulan pada tahun itu. Untuk melindungi temperatur dan kelembapan sarang tersebut pada batasan-batasan tertentu, ada kawanan khusus yang berperan menunggui pergiliran udara.

Sekiranya hari panas, kelihatan lebah lagi mengawasi peralihan udara di dalam sarang. Jalan masuk sarang disesaki lebah. Seraya melekat pada kayu, mereka mengangini sarang dengan sayap. Dalam sarang yang baku, udara yang masuk dari satu sisi tersorong keluar pada sisi yang lain. Lebah penyelenggara perputaran udara yang lain berperan di dalam sarang, mendesak udara ke segala sudut sarang.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menciptakan Madu?

Usaha lebah untuk mempertahankan kwalitas madu enggak terbatas hanya pada pengaturan kelembapan dan panas. Di dalam sarang ada jaringan pengawasan kesehatan yang komplet untuk mengelola segala momen yang mungkin memunculkan meningkatnya bibit penyakit. Tujuan utama pembenahan ini yaitu membuang zat-zat yang mungkin memicu bakteri.

Prinsip dari kesibukan di atas ialah menghalangi zat-zat asing memasuki sarang. Untuk itu, dua penjaga senantiasa ditempatkan pada pintu sarang. Jika suatu zat asing atau serangga memasuki sarang meski telah ada tindakan pencegahan ini, seluruh lebah berbuat untuk mengusirnya dari sarang.

Kehidupan lebah di dalam sarang serta pabrikasi madu oleh mereka sangatlah menakjubkan. Lebah mengerjakan banyak “kesibukan” dan mereka berhasil mengadakan dengan baik lewat pengendalian yang memesona.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menciptakan Madu?

Buat benda asing yang lebih besar yang engga dapat dibuang dari sarang, diaplikasikan cara perlindungan lain. Lebah membalsam benda asing itu. Mereka membuat suatu zat yang disebut “propolis” yaitu getah lebah untuk pembalsaman. Getah lebah juga diaplikasikan untuk menambal keretakan pada sarang.

Bagaimanakah lebah mengetahui bahwa zat itulah yang paling baik? Bagaimana lebah membikin suatu zat, yang hanya dapat dibuat manusia dalam laboratorium dan menggunakan teknologi, serta dengan wawasan ilmu kimia? Bagaimana sih mereka mendeteksi bahwa serangga yang mati dapat memicu berkembangnya kuman dan bahwa pembalsaman akan menghalangi hal ini?

Sudah jelas lebah enggak mempunyai pengetahuan apapun seputar ini, apalagi laboratorium. Lebah cumalah seekor serangga yang panjangnya 1 – 2 cm dan dia melakukan ini semua dengan apa yang udah ditunjukan Tuhannya.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menciptakan Madu?

Metode menarik lebah membentuk madu

Di samping dari metode tanggung jawab dan penciptaan sarang lebah yang spektakuler, taktik lebah mewujudkan madu juga enggak kalah menarik. Cara lebah menjadikan madu yakni berikut ini penjelasannya.

Madu dihasilkan dari cairan manis didalam bunga yang dinamakan nektar. Nektar terdiri atas 80 persen air dan gula kompleks. Lebah madu menghisap nektar dengan lidahnya yang mirip tabung, lalu disimpan di dalam lambung dan diangkut ke sarang. Seekor lebah madu kapabel menggotong 70 miligram nektar atau hampir sama dengan berat tubuhnya.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menciptakan Madu?

Sistem lebah mewujudkan madu amat eksotis. Pertama, lebah rumah melahap nektar dengan sistem mencernanya sekitar setengah jam. Enzim berangsur-angsur mengurai nektar menjadi gula sederhana. Sesudah itu, lebah meneteskan nektar ke sarangnya.

Lebah madu mengeringkan nektar dengan jalan mengipasinya dengan sayap sehingga air di dalam nektar cepat menguap. Kalau kepekatan nektar sudah cukup, nektar pun berubah jadi madu. Lebah kemudian menempatkan tutup lilin di atas sel sarangnya, mirip seperti menyegel minuman.

Fakta Menakjubkan mengenai Lebah Madu

Memang lebah madu cocok menjadi teladan buat kita dari kehidupannya yang eksotis. Di samping keunikan-keunikan di atas masih ada lagi yang lain. Iniloh keajaiban lebah madu lainnya yaitu :

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menciptakan Madu?

  1. Lebah madu yakni satu-satunya serangga yang menghasilkan makanan untuk dikonsumsi manusia.
  2. Semua lebah madu pekerja ialah perempuan dan pekerjaan mereka adalah mengeluarkan madu. Sedangkan, lebah madu jantan tak memiliki sengat dan gak menjalankan misi apa-apa selain kawin.
  3. Sebuah koloni lebah terdiri atas 20 – 60 ribu lebah madu dan seekor ratu.
  4. Satu permukiman lebah harus terbang 88 ribu kilometer dan hinggap di 2.000.000 bunga untuk mengeluarkan sekitar setengah kilogram madu.
  5. Dalam satu hari, satu ekor lebah ratu dapat mengeluarkan 1.500 telur.
  6. Apabila satu-satunya ratu lebah dalam sarang mati, semua pemukimannya bakal mati pula.
  7. Kecepatan lebah madu terbang sekitar 24 km/jam.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menciptakan Madu?

  1. Lebah madu menggunakan Matahari sebagai kompas yang membantunya bernavigasi.
  2. Seumur hidup, 12 ekor lebah madu rata-rata hanya membuat madu sebanyak satu sdt.
  3. Seekor lebah madu memiliki 4 sayap.
  4. Lebah berhubungan dengan lebah lainnya dengan menari. Tarian mereka dapat mengungkapkan pada lebah lain perihal lokasi serbuk sari.
  5. Dalam satu kali perjalanan, seekor lebah madu bisa hinggap di 75 bunga.
  6. Satu ekor lebah madu mengepakkan sayapnya sekitar 11.500 kali per menit.
  7. Sengatan satu ekor lebah madu engga untuk perlindungan diri, akan tetapi menjaga sarangnya. Karena sekali sengat, lebah madu ratu bakal mati.

Demikian info perihal Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menciptakan Madu?, kami harap post kali ini bermanfaat untuk Anda. Tolong artikel ini diviralkan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...