komunitas sb1m

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menciptakan Sarangnya?

Kamis, November 23rd, 2017 - Fakta Lebah Madu

Di postingan ini kami akan bahas berkaitan dengan Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menciptakan Sarangnya?. Kehidupan bermasyarakat lebah madu di sarang dan produksi madunya sangat memukau. Kehidupan sosial lebah juga patut menjadi pelajaran buat kita. Lebah harus menyelenggarakan banyak kegiatan dan mereka mengatur segala itu dengan pengelolaan yang bombastis.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menciptakan Sarangnya?

Selain itu lebah pun kreator ulung yang ada di dunia seperti yang kelihatan dalam pembangunan sarangnya. Desain segienam dari petak-petak sarang lebah memungkinkan penyimpanan madu dalam jumlah terbanyak dengan bahan dasar penyusunan sarang, yaitu lilin, dalam kuantitas paling sedikit. Lebah cuma insecta dengan ukuran 1 – 2 cm dan dia melaksanakan perincian itu dengan apa yang udah diilhamkan Tuhannya.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menciptakan Sarangnya?

Kelembapan sarang yang membentuk madu mempunyai tingkat ketahanan yang tinggi, wajib dijaga pada batas tertentu. Pada kelembapan di atas atau di bawah batas ini, madu bakal rusak serta kehilangan keawetan dan gizinya. Begitu juga, temperatur sarang kudu ada di 35 derajat celcius selama 10 bulan pada tahun itu. Buat mengendalikan suhu dan kelembapan sarang ini pada batasan tertentu, ada golongan khusus yang berperan mengontrol perputaran udara.

Bila hari panas, kelihatan lebah lagi mengatur pergantian udara di dalam sarang. Jalur masuk sarang dipenuhi lebah. Seraya merekat pada kayu, mereka mengipasi sarang dengan sayap. Dalam sarang yang baku, udara yang masuk dari satu sisi terbawa keluar pada sisi yang lain. Lebah penyelenggara sirkulasi udara yang lain bertanggung jawab di dalam sarang, mendorong udara ke semua sudut sarang.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menciptakan Sarangnya?

Usaha lebah untuk mengendalikan kwalitas madu tak terbatas hanya pada pengendalian kelembapan dan panas. Di dalam sarang terdapat jaringan pemeliharaan kesehatan yang sempurna buat mengatur semua peristiwa yang mungkin mengundang timbulnya kuman. Tujuan utama penertiban ini ialah menghilangkan zat-zat yang mungkin menghasilkan bakteri.

Prinsip dari kesibukan di atas adalah membendung zat-zat asing memasuki sarang. Untuk itu, 2 penjaga senantiasa diposisikan pada pintu sarang. Bila suatu zat asing atau serangga memasuki sarang walau sudah ada aktivitas pencegahan ini, seluruh lebah berlaku untuk mengusirnya dari sarang.

Kehidupan lebah di dalam sarang serta produksi madu oleh mereka amat fantastis. Lebah mengadakan banyak “kesibukan” dan mereka berhasil melaksanakan dengan bagus lewat pengelolaan yang mempesona.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menciptakan Sarangnya?

Untuk benda asing yang lebih besar yang tak bisa dibuang dari sarang, diterapkan cara pertahanan lain. Lebah membalsam benda asing itu. Mereka menyebabkan suatu zat yang dinamakan “propolis” yakni getah lebah untuk pembalsaman. Getah lebah pun diterapkan buat menambal kerenggangan pada sarang.

Bagaimana lebah mengenal bahwa zat itu yang paling baik? Bagaimana lebah menciptakan suatu zat, yang cuma bisa diciptakan manusia dalam lab dan menerapkan teknologi, serta dengan wawasan ilmu kimia? Bagaimanakah mereka mendeteksi bahwa serangga yang meninggal bisa mengundang meningkatnya kuman dan bahwa pembalsaman akan menghindari hal ini?

Telah terang lebah engga memiliki pengetahuan apapun mengenai ini, apalagi laboratorium. Lebah cumalah seekor insecta yang panjangnya 1 – 2 cm dan dia menjalani ini semua dengan apa yang udah diilhamkan Tuhannya.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menciptakan Sarangnya?

Sistem unik lebah membuat madu

Selain dari cara tanggung jawab dan penataan sarang lebah yang unik, strategi lebah menciptakan madu juga gak kalah ajaib. Proses lebah membuat madu yakni sebagai berikut penjelasannya.

Madu terbuat dari cairan manis didalam bunga yang disebut nektar. Nektar terdiri atas 80% air dan gula kompleks. Lebah madu mengisap nektar dengan lidahnya yang mirip tabung, lalu disimpan di dalam lambung dan diangkut ke sarang. Seekor lebah madu mampu menggotong 70 miligram nektar atau hampir sama dengan berat tubuhnya.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menciptakan Sarangnya?

Sistem lebah menjadikan madu betul-betul memesona. Pertama, lebah rumah melahap nektar dengan proses mengunyahnya sekitar setengah jam. Enzim pelan-pelan mengurai nektar menjadi gula sederhana. Kemudian, lebah mengalirkan nektar ke sarangnya.

Lebah madu mengeringkan nektar dengan jalan mengipasinya dengan sayap sehingga air di dalam nektar lekas menguap. Jika kekentalan nektar telah cukup, nektar pun berubah menjadi madu. Lebah lalu mengenakan tutup lilin di atas sel sarangnya, sama seperti menutup minuman.

Fakta Luar Biasa mengenai Lebah Madu

Memang lebah madu pantas menjadi hikmah bagi kita dari kesibukan-kesibukannyanya yang unik dan menarik. Di samping keunikan-keunikan di atas masih ada lagi yang lain. Iniloh keajaiban lebah madu lainnya yaitu :

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menciptakan Sarangnya?

  1. Lebah madu yaitu satu-satunya insecta yang menghasilkan makanan untuk dimakan manusia.
  2. Seluruh lebah madu pekerja ialah perempuan dan kewajiban mereka adalah menghasilkan madu. Sedangkan, lebah madu jantan enggak punya sengat dan tak menunaikan peran apa-apa kecuali kawin.
  3. Satu koloni lebah terdiri atas 20.000 – 60.000 lebah madu dan seekor ratu.
  4. Satu pemukiman lebah perlu terbang 88 ribu km dan singgah di 2.000.000 bunga untuk mengeluarkan sekitar setengah kilogram madu.
  5. Dalam satu hari, satu ekor lebah ratu dapat menciptakan 1.500 telur.
  6. Bila satu-satunya ratu lebah dalam sarang mati, seluruh koloninya bakal meninggal pula.
  7. Kecepatan lebah madu terbang sekitar 24 km per jam.

Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menciptakan Sarangnya?

  1. Lebah madu memakai Matahari sebagai kompas yang mendukungnya bernavigasi.
  2. Seumur hidup, 12 ekor lebah madu rata-rata hanya membuat madu sebanyak satu sendok teh.
  3. Seekor lebah madu memiliki 4 sayap.
  4. Lebah berkomunikasi dengan lebah lainnya dengan menari. Tarian mereka dapat menyiarkan sama lebah lain tentang lokasi serbuk sari.
  5. Dalam 1 kali perjalanan, seekor lebah madu bisa hinggap di 75 bunga.
  6. Satu ekor lebah madu mengepakkan sayapnya sekitar 11.500 kali per menit.
  7. Sengatan seekor lebah madu tidak buat pertahanan diri, tetapi melindungi sarangnya. Sebab satu kali sengat, lebah madu ratu akan mati.

Demikian info seputar Bagaimanakah Proses Lebah dalam Menciptakan Sarangnya?, semoga artikel ini mencerahkan kawan-kawan semua. Kami berharap postingan ini disebarluaskan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...