komunitas sb1m

Hippocrates Bapak Kedokteran Modern Terkait Karyanya tentang Madu

Rabu, April 5th, 2017 - Keajaiban Lebah

Hippocrates Bapak Kedokteran Modern Terkait Karyanya tentang Madu – Hippocrates tercatat sebagai orang yang menggunakan madu sebagai ekspektoran dan menyatakan bahwa hal ini bisa menyebabkan panas, yang berguna untuk membersihkan bisul, dan luka. Selama perjalanannya, Hippocrates menyembuhkan raja Macedonia dari melemahnya kondisi yang tidak tertahankan lagi yang dikenal sebagai penyakit paru-paru. Penyakit ini juga dikenal sebagai TBC, yang disebabkan bakteri yang sangat ganas yang menginfeksi paru-paru.

Hippocrates bapak kedokteran modern terkait karyanya tentang madu

Sementara itu di Abdera, Hippocrates juga menyembuhkan Democritos, yang dikenal sebagai orang, pertama yang memperkenalkan atom ke dunia ilmiah. Pada saat ini, orang mengenal Democritos menderita penyakit yang telah didiagnosa sebagai penyakit kegilaan.

Popularitas Hippocrates meningkat dengan penyembuhan penyakit ini yang dicatat oleh para ilmuwan, selain itu Hippocrates juga disebut-sebut sebagai satu-satunya orang yang mampu berkomunikasi dengan Democritos dalam keadaan kegilaan dan metode yang paling efektif untuk penyembuhan ini menggunakan pendekatan holistik.

Ketenaran Hippocrates yang paling utama disebabkan oleh penggunaan obat-obatnya yang siap diproduksi oleh bumi dan penduduknya. Sebagai obat alami, madu dan zat lain yang dihasilkan oleh lebah madu seperti tepung sari dan royal jelly, yang ditemukan sebagai bahan alami yang efektif untuk mengobati berbagai macam penyakit.

Melalui karyanya ini, Hippocrates (460 SM – 370 SM) didekritkan secara luas sebagai bapak kedokteran modern. Sementara hari ini perawatan medis mengandalkan berbagai obat sintetis untuk menyembuhkan berbagai penyakit yang menyerang tubuh manusia. Tapi Hippocrates sangat menyukai obat herbal tertentu yang dia yakini sebagai obat paling efektif.

Di antara penyembuhan alami yang dilakukan oleh Hippocrates menggunakan madu sebagai salah satu obat yang paling umum dan lebih disukai oleh kebanyakan orang. Ia sangat merekomendasikan kepada anak-anak yang sakit untuk makan madu yang banyak mengandung manfaat dan lebih cepat memberikan efek penyembuhan.

Jika si kecil sakit dan sulit untuk makan, cobalah sesendok atau segelas susu dan madu selama masa penyembuhan. Hippocrates secara teratur melakukan penelitian sehingga berhasil menggunakan madu untuk perawatan luka, pengobatan borok, sebagai ekspektoran dan untuk mengobati sejumlah penyakit lainnya. Dia percaya bahwa madu dan hasil lebah lainnya mampu mengobati sebagian besar dan bahkan semua penyakit.

Setelah kematian Hippocrates pada kira-kira 370 SM, kisah-kisah legenda menggambarkan seekor lebah madu kawanan Hippocrates hidup dalam ‘kubur’ (ruang penguburannya) terus menghasilkan madu yang digunakan untuk menyembuhkan sakit anak-anak di daerah itu.

Mungkin alasan mengapa Hippocrates bisa menggunakan madu sebagai obat yang sukses untuk mengobati berbagai jenis penyakit adalah karena zat-zat yang ditemukan di dalamnya. Zat sehat ini meliputi vitamin A, Bl, B2, B6, serta vitamin E dan K. Selain itu juga super kaya akan magnesium, kalsium, niasin, asam pantotenat, riboflavin, kalium, fosfor, besi, mangan, tembaga, seng, belerang, asam amino, antioksidan, enzim dan sejumlah mineral yang mendukung kesehatan secara optimal.

Bahkan bersama dengan kadar air madu benar-benar berisi semua yang kita butuhkan untuk mendukung kesehatan tubuh kita. Sebagaimana ilmu pengetahuan dan penelitian kesehatan yang diketahui sekarang, mengkonsumsi makanan yang kaya antioksidan meningkatkan perlindungan dan membantu dalam pencegahan penyakit kronis.

Mungkin banyak orang mengagumi Hippocrates karena dia dapat menjelaskan sifat-sifat kekuatan penyembuhan. Hippocrates melihat itu semua terkandung dalam madu yang dapat mengurangi efek penuaan, memulihkan vitalitas dan menurunkan kolesterol. Selain tinggi vitamin, mineral dan antioksidan properti, Hippocrates juga menemukan zat-zat dalam madu yang merupakan antibiotik yang begitu kuat dan sangat membantu dalam penyembuhan jaringan mati, luka dan bisul.

Karena madu alam tinggi dengan konsentrasi gula, bakteri tidak dapat bertahan hidup dalam madu. Oleh karena itu, luka ditutup dengan madu tidak hanya terlindung dari udara, unsur-unsur dan risiko infeksi lebih lanjut, tetapi madu diterapkan secara langsung ke luka untuk mencegah infeksi dan efektif membunuh bakteri berbahaya bila terjadi kontak dengan kulit.

Ilmuwan Modern dan dokter sedang merekomendasikan hal ini sebagai metode pengobatan yang efektif, yang merupakan salah satu alasan sekarang sebagai kebangkitan dalam praktek kedokteran modern. Tentu saja jika bukan karena penyerbukan lebah madu akan sangat sedikit buah-buahan yang tersedia bagi kita.

Demikian info tentang Hippocrates Bapak Kedokteran Modern Terkait Karyanya tentang Madu semoga bermanfaat.

Sumber: Manfaat dan Khasiat Madu, Aden R

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...