komunitas sb1m

Mutu dan Citarasa Madu

Jumat, Juli 28th, 2017 - Keajaiban Lebah

Mutu dan Citarasa Madu – Mutu merupakan perimbangan yang sangat penting bagi pembeli madu (industri atau pengimpor). Karena itu sangat perlu diperhatikan bahwa madu harus murni, bersih dari kotoran, misalnya lalat, insek lain, bulu-bulu serta harus uniform.

Mutu dan Citarasa Madu

Karena itu adanya pengendalian mutu di negara atau daerah pengahasil madu sangat penting khususnya untuk usaha ekspor madu ke luar negeri. Adanya pengendalian mutu harus dapat memberikan kepastian bahwa mutu madu yang diproduksi dan akan diekspor sesuai dengan standar madu dari negara-negara pengimpor, biasanya berdasarkan contoh dan monster yang telah disetujui bersama.

Secara umum di pasaran lebih disukai warna madu yang terang. Karena itu produksi madu sebaiknya diarahkan ke produksi madu yang berwarna terang, misalnya dengan “blending” atau pencampuran dari beberapa madu, asal selalu dijaga agar produknya uniform.

Meskipun beberapa konsumen menginginkan madu yang mengandung kristal, pasaran madu lebih banyak menghendaki madu cair. Selama penyimpanan madu dapat mengalami pengkristalan.

Untuk menentukan apakah memproduksi dan memasarkan madu monoflora atau poliflora, haruslah dipertimbangkan bahwa meskipun madu monoflora memiliki harga yang tinggi, sering tidak cepat laku, di samping tidak mudah mendapatkan madu monoflora dalam jumlah yang cukup banyak. Karena itu untuk tujuan pemasaran, pemilihan poliflora lebih praktis. Kelak bila ekspor madu poliflora telah berjalan dengan baik, dapat memulai mencoba memproduksi dan memasarkan madu monflora.

Tabel Hasil Analisis Mutu Madu di Indonesia

No. Parameter Analisis Satuan Jenis Madu
Sono Randu Kaliandra
1. Kadar Air % b/b 19,51 22,90 17,40
2. Kadar Abu % b/b 0,02 0,22 0,31
3. Keasaman mL NaOH 1 N/kg 18,39 48,55 31,87
4. HMF mg/kg 23,68 23,80 29,59
5. Gula Pereduksi % b/b 74,80 67,44 75,02
6. Sukrosa % b/b 2,29 2,50 6,55
7. Aktivitas Enzim Diastase DN 4,27 11,54 7,19

Citarasa

Zat-zat yang ada pada madu yang ikut menentukan citarasa madu adalah senyawa yang mudah menguap. Karena itu madu harus ditangani dengan sangat hati-hati. Bila tidak, akan menjadi sirup biasa. Sesungguhnya rasa dan aroma madu terlezat bila langsung dari sarang yang masih tertutup oleh lilin. Bagaimana hati- hatinya orang mengeluarkan madu, tetapi selalu mengakibatkan kerusakan bagi komponeen citarasa dan khasiat madu.

Bila madu dipanaskan pada suhu tinggi lebih besar dari 600C, maka kerusakan menjadi sangat serius. Demikian halnya bila madu kena udara, karena itu untuk mengawetkan citarasa dan aroma, sebaiknya madu dihindarkan terekspos pada udara, pemanasan harus sesedikit mungkin dan ditutup rapat. Bila keadaan memungkinkan, madu sebaiknya tidak mengalami pemanasan sama sekali.

Demikian info tentang Mutu dan Citarasa Madu semoga bermanfaat.

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...