komunitas sb1m

Proses Khas Lebah Mengeluarkan Madu Dan Fakta Lainnya

Minggu, Maret 18th, 2018 - Fakta Lebah Madu

Pembahasan kita kali ini adalah Proses Khas Lebah Mengeluarkan Madu Dan Fakta Lainnya. Kehidupan kelompok lebah madu di sarang dan penciptaan madunya amat eksotis. Kehidupan bermasyarakat lebah pun seharusnya menjadi anutan bagi kita. Lebah harus mengadakan banyak aktivitas dan mereka mengurus semua itu dengan pengkoordinasian yang hebat.

Proses Khas Lebah Mengeluarkan Madu Dan Fakta Lainnya

Di samping itu lebah juga arsitek kapabel yang ada di dunia seperti yang tercermin dalam pendirian sarangnya. Rancangan segienam dari petak-petak sarang lebah memungkinkan penyimpanan madu dalam jumlah paling banyak dengan bahan baku perancangan sarang, yaitu lilin, dalam kuantitas paling kecil. Lebah hanya serangga dengan ukuran 1 – 2 cm dan dia mengadakan kalkulasi itu dengan apa yang sudah ditunjukan Tuhannya.

Proses Khas Lebah Mengeluarkan Madu Dan Fakta Lainnya

Kelembapan sarang yang mewujudkan madu mempunyai tingkat keawetan yang tinggi, mesti dijaga pada batasan tertentu. Pada kelembapan di atas atau di bawah batas tersebut, madu akan rusak serta kehilangan ketahanan dan nutrisinya. Begitu juga, suhu sarang mestilah 35 oC selama 10 bulan pada tahun itu. Buat memelihara suhu dan kelembapan sarang ini pada batas-batas tertentu, ada kawanan khusus yang berfungsi mengendalikan pertukaran udara.

Sekiranya hari panas, nampak lebah lagi mengatur peralihan udara di dalam sarang. Jalan masuk sarang dijejali lebah. Seraya melekat pada kayu, mereka mengangini sarang dengan sayap. Dalam sarang yang baku, udara yang masuk dari satu sisi tersorong keluar pada sisi yang lain. Lebah penyusun peralihan udara yang lain bertanggung jawab di dalam sarang, mendesak udara ke semua sudut sarang.

Proses Khas Lebah Mengeluarkan Madu Dan Fakta Lainnya

Usaha lebah buat mengelola mutu madu tidak terbatas hanya pada pengaturan kelembapan dan panas. Di dalam sarang terdapat jaringan perlindungan kesehatan yang komplet untuk menjaga segala kejadian yang mungkin memunculkan berkembangnya bibit penyakit. Tujuan utama perapihan ini adalah meniadakan zat-zat yang mungkin mengundang bibit penyakit.

Prinsip dari kesibukan di atas yakni membendung zat-zat asing memasuki sarang. Untuk itu, 2 penjaga senantiasa ditempatkan pada pintu sarang. Jika suatu zat asing atau serangga memasuki sarang walau udah ada tindakan pencegahan ini, seluruh lebah berbuat untuk mengusirnya dari sarang.

Kehidupan lebah di dalam sarang serta pembuatan madu oleh mereka sangat mempesona. Lebah melakukan banyak “pekerjaan” dan mereka sukses menjalankan dengan bagus melalui pengorganisasian yang spektakuler.

Proses Khas Lebah Mengeluarkan Madu Dan Fakta Lainnya

Buat benda asing yang lebih besar yang ga dapat dibuang dari sarang, digunakan strategi pertahanan lain. Lebah membalsam benda asing tersebut. Mereka memicu suatu zat yang dinamakan “propolis” yakni getah lebah untuk pembalsaman. Getah lebah pun diterapkan untuk menambal keretakan pada sarang.

Bagaimana sih lebah mendeteksi bahwa zat tersebut yang paling baik? Bagaimana lebah membentuk suatu zat, yang hanya dapat dihasilkan manusia dalam laboratorium dan menerapkan teknologi, serta dengan pengetahuan ilmu kimia? Bagaimana mereka mengenal bahwa serangga yang meninggal bisa mengakibatkan berkembangnya bakteri dan bahwa pembalsaman bakal menahan hal tersebut?

Sudah jelas lebah enggak mempunyai ilmu apa pun mengenai ini, apalagi lab. Lebah hanyalah seekor insecta yang panjangnya 1 – 2 cm dan ia menunaikan ini semua dengan apa yang telah diwahyukan Tuhannya.

Proses Khas Lebah Mengeluarkan Madu Dan Fakta Lainnya

Taktik spektakuler lebah membuat madu

Selain dari strategi kerja dan pendirian sarang lebah yang istimewa, sistem lebah menciptakan madu juga ga kalah menakjubkan. Metode lebah membentuk madu adalah berikut penjelasannya.

Madu diciptakan dari cairan manis didalam bunga yang disebut nektar. Nektar terdiri atas 80% air dan gula kompleks. Lebah madu menghisap nektar dengan lidahnya yang mirip tabung, lalu disimpan di dalam lambung dan diangkut ke sarang. Seekor lebah madu sanggup menggotong 70 miligram nektar atau hampir sama dengan berat tubuhnya.

Proses Khas Lebah Mengeluarkan Madu Dan Fakta Lainnya

Metode lebah membuat madu sangat istimewa. Pertama, lebah rumah melahap nektar dengan proses mengunyahnya sekitar setengah jam. Enzim pelan-pelan mengurai nektar menjadi gula sederhana. Sesudah itu, lebah melimpahkan nektar ke sarangnya.

Lebah madu mengeringkan nektar dengan jalan mengipasinya dengan sayap sehingga air di dalam nektar segera menguap. Sekiranya kepekatan nektar sudah cukup, nektar pun berubah menjadi madu. Lebah lalu menaruh tutup lilin di atas sel sarangnya, sama seperti menutup minuman.

Fakta Unik terkait dengan Lebah Madu

Memang lebah madu patut jadi pembelajaran untuk kita dari tindakan-tindakannya yang menakjubkan. Selain keunikan-keunikan di atas masih ada lagi yang lain. Inilah keajaiban lebah madu lainnya :

Proses Khas Lebah Mengeluarkan Madu Dan Fakta Lainnya

  1. Lebah madu yakni satu-satunya insecta yang memunculkan makanan buat dikonsumsi manusia.
  2. Semua lebah madu pekerja ialah perempuan dan pekerjaan mereka merupakan membuat madu. Sedangkan, lebah madu jantan tidak memiliki sengat dan tidak menyelenggarakan misi apa-apa selain kawin.
  3. Sebuah pemukiman lebah terdiri atas 20 – 60 ribu lebah madu dan seekor ratu.
  4. Sebuah pemukiman lebah mesti terbang 80.000 kilometer dan singgah di 2.000.000 bunga untuk membikin sekitar setengah kilogram madu.
  5. Dalam satu hari, seekor lebah ratu dapat mengeluarkan 1.500 telor.
  6. Jika satu-satunya ratu lebah dalam sarang meninggal, seluruh koloninya akan mati pula.
  7. Kecepatan lebah madu terbang sekitar 24 km/jam.

Proses Khas Lebah Mengeluarkan Madu Dan Fakta Lainnya

  1. Lebah madu mengaplikasikan Matahari sebagai alat penunjuk arah yang menopangnya bernavigasi.
  2. Seumur hidup, 12 ekor lebah madu rata-rata hanya menghasilkan madu sebanyak satu sendok teh.
  3. Seekor lebah madu memiliki 4 sayap.
  4. Lebah berkomunikasi dengan lebah lainnya dengan menari. Tarian mereka bisa memberitahukan pada lebah lain terkait dengan lokasi serbuk sari.
  5. Dalam satu kali perjalanan, satu ekor lebah madu sanggup hinggap di 75 bunga.
  6. Seekor lebah madu mengepakkan sayapnya sekitar 11.500 kali per menit.
  7. Sengatan satu ekor lebah madu ga untuk penjagaaan diri, akan tetapi membentengi sarangnya. Karena satu kali sengat, lebah madu ratu akan meninggal.

Sekian informasi terkait dengan Proses Khas Lebah Mengeluarkan Madu Dan Fakta Lainnya, semoga post ini mencerahkan kawan-kawan semua. Kami berharap artikel ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...