komunitas sb1m

Sifat dan Komposisi Mineral Madu

Sabtu, Juli 22nd, 2017 - Keajaiban Lebah

Sifat dan Komposisi Mineral Madu – Agar madu dapat digunakan dengan baik pada industri makanan, seseorang harus mengenal sifat-sifat madu dengan baik. Madu merupakan larutan gula super jenuh yang mengandung protein dan mineral dalam jumlah yang kecil. Viskositas madu sangat dipengaruhi oleh kadar air, suhu, dan jenis flora bunganya.

Sifat dan Komposisi Mineral Madu

Viskositas madu menurun kalau suhu atau kadar airnya meningkat. Pengaruh peningkatan kadar air 1 persen kira-kira setara dengan peningkatan suhu 3,50C. pada suhu yang sama, misalnya 250C madu dengan kadar air 16,5 persen, yang berasal “flora sage”, mempunyai viskositas 115 poise. Madu dengan spesifikasi sama, tetapi berasal dari “sweet clover” viskositasnya hanya sekitar 87,5 poise.

Madu bersifat menurunkan titik beku. Suatu cairan 15 persen madu akan menjadi beku pada 1.42 – 1.530C, sedang larutan 68 persen akan beku sekitar –120C. Sebagai larutan super jenuh senyawa glukosanya akan cenderung mengkristal dari dalam larutan. Laju kritalisasi sangat tergantung pada rasio air / gula dan adanya “inti” untuk pembentukan kristal.

Laju kristalisasi paling cepat pada suhu 140C. dalam kemasan tahap udara, madu harus disimpan pada suhu antara 20 dan 270C. pada suhu mana jarang sekali proses kristalisasi dapat terjadi pada madu jernih.

Proses kristalisasi menjadi terbalik bila madu dipanaskan. Sebagian madu yang digunakan oleh industri pangan adalah madu yang jernih bukan madu “set” (tidak jernih).

Madu “set” dibuat dengan cara memasukkan inti kristal dengan ukuran tertentu ke dalam produk. Bahan tersebut kemudian dijaga dengan pengendalian keadaan, suhu dan lain-lain untuk menjaga agar kristal yang dibentuk memiliki ukuran yang benar seperti yang dikehendaki. Sifat produk akhir sangat tergantung dengan ukuran kristal.

Berat jenis madu sangat tergantung pada kadar air, sedang jenis sumber bunga sedikit sekali pengaruhnya terhadap berat jenis madu. Pada suhu 200C berat jenis madu dengan kadar air 15 persen adalah 1.435 dan 1.417 (18 persen), dua jenis kadar air yang ditemui di pasaran.

Aktifitas air sangat tergantung dari kadar air dan suhu, meskipun ada juga pengaruh asam madu terhadap sifat ini. Data-data yang biasa dijumpai di laboratorium pada suhu antara 4 – 370C pada kadar air 16 persen adalah 0.5 dan pada kadar air 18,3 persen adalah 0,6.

Warna madu merupakan parameter mutu madu yang baik. Secara alamiah warna madu dari jernih sampai warna amber yang gelap. Warna dari madu segar sangat dipengaruhi oleh sumber nektarnya serta oleh kandungan mineralnya. Pada dasarnya semakin terang warna madu mengandung mineral yang sedikit daripada madu yang berwarna gelap. Jenis mineral yang terdapat madu pada umumnya adalah seperti tertera pada Tabel di bawah.

Tabel Komposisi mineral dalam madu

Mineral Konsentrasi/100 gram
Kalsium (ca) 4.40 – 92.0 mg
Tembaga (Cu) 0.003 – 0.10 mg
Besi (Fe)
Magnesium (Mg) 1.20 – 3.50 mg
Mangan (Mn) 0.02 – 0.40 mg
Posfor (P) 1.90 –6.30 mg
Natrium (Na) 0.00 – 7.60 mg
Zinc (Zn) 0.03 – 0.40 mg

Demikian info tentang Sifat dan Komposisi Mineral Madu semoga bermanfaat.

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...