komunitas sb1m

Standar Mutu Madu Berdasarkan SNI

Rabu, Juli 12th, 2017 - Keajaiban Lebah

Standar Mutu Madu Berdasarkan SNI – Menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) 01-3545-1994, madu adalah cairan manis yang dihasilkan oleh lebah madu berasal dari berbagai sumber nektar. Nektar adalah semacam cairan yang dihasilkan oleh kelenjar nektar tumbuhan, kaya akan berbagai bentuk karbohidrat (3-87%).

Standar Mutu Madu Berdasarkan SNI

Kandungan karbohidrat pada nektar seperti sukrosa, fruktosa dan glukosa, mengandung sedikit senyawa-senyawa pengandung nitrogen, seperti asam-asam amino, amida-amida, asam-asam organik, vitamin-vitamin, senyawa aromatik dan juga mineral-mineral. Madu yang telah dimasak mengandung fruktosa 41.0%, glukosa 35.0%, sukrosa 1.9%, dekstrin 1.5%, mineral 0.2%, air 17% dan zat-zat lain diantaranya asam amino sebanyak 3.5%.

Sedangkan menurut Codex Alimentarius Commision, madu sebagai zat manis yang dihasilkan oleh lebah madu, berasal dari nektar bunga yang berkembang atau disekresi tanaman yang dikumpulkan oleh lebah, kemudian dibuah bentuk dan dikombinasikan dengan zat khusus yang ada pada tubuh lebah, selanjutnya disimpan hingga masak pada sel-sel madu.

Lebah alami Indonesia terdiri dari 3 spesies, yakni Apis adrenoformis, Apis cerana dan Apis dorsata. Zat khusus pada lebah yang berfungsi dalam proses pemecahan gula adalah cairan saliva lebah yang mengandung enzim-enzim hidrolase. Enzim invertase yang ditambahkan oleh lebah pekerja ketika meminum dan memuntahkan kembali madu, berfungsi untuk mengubah sukrosa menjadi dekstrosa (glukosa) dan levulosa(fruktosa).

Madu merupakan produk yang unik dari serangga, yang mengandung prosentase karbohidrat yang tinggi, praktis tidak ada protein maupun lemak. Nilai gizi dari madu sangat tergantung dari kandungan gula-gula sederhana, fruktosa dan glukosa.

Bahan pangan yang manis tersebut bersifat kental dengan warna emas sampai gelap, diproduksi di dalam kantung madu dari berbagai jenis tawon dan dari berbagai nektar bunga. Rasa dan harumnya sangat dipengaruhi oleh jenis bunga dimana nektar dikumpulkan.

Standar mutu madu di Indonesia terutama untuk kepentingan komersial mengacu pada SNI 01-3545-1994. Kadar air dari madu maksimal 22%, dengan kandungan sukrosa maksimal 10% (berat sukrosa per berat madu atau b/b). Standar mutu madu yang lebih lengkap dapat dilihat pada Tabel di bawah :

No. Jenis Ujian Satuan Persyaratan
1. Aktivitas enzim diastase DN minimal 3
2. Hidroksimetil fufural (HMF) mg/kg maksimal 40
3. Air % maksimal 22
4. Gula pereduksi (dihitung sebagai glukosa) %b/b minimal 60
5. Sukrosa %b/b maksimal 10
6. Keasaman ml NaOH 1 N/kg maksimal 40
7. Padatan yang tak larut dalam air %b/b maksimal 0.5
8. Abu %b/b maksimal 0.5
9. Cemaran logam
9.1 Timbal (Pb) mg/kg maksimal 1.0
9.2 Tembaga (Cu) mg/kg maksimal 5.0
10 Cemaran Arsen mg/kg maksimal 0.5

Sumber: Dewan Standarisasi Nasional (1994)

Untuk dapat menghasilkan madu, lebah harus terbang meninggalkan sarangnya untuk mengumpulkan nektar dari bunga tanaman yang menarik menurut lebah, dan bila mungkin dekat dengan sarangnya. Subur tidaknya bunga serta banyak sedikitnya nektar yang terdapat di dalamnya banyak dipengaruhi oleh keadaan lingkungan.

Udara yang dingin dan berangin akan mempengaruhi kondisi terbang, sehingga lebah terbatas jarak dan waktu terbangnya, akibatnya lebah-lebah hanya dapat terbang jarak pendek untuk menghisap nektar bunga yang dekat dengan sarangnya. Dengan demikian hasil madu dan mutu madu yang diproduksi lebih akan bervariasi berdasarkan kondisi lingkungan.

Adanya variasi madu tersebut dapat diatasi dengan cara melakukan “blending” atau pencampuran yang terdiri dari dua atau lebih madu yang ada di pasaran untuk mencapai spesifikasi mutu yang telah ditentukan. “Blended honey” ternyata lebih disukai industri makanan, karena mutu dan spesifikasinya yang relatif tetap.

Demikian info tentang Standar Mutu Madu Berdasarkan SNI semoga bermanfaat.

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...